— Google mengumumkan perubahan nama aplikasi catatan bertenaga kecerdasan buatan dari NotebookLM menjadi Gemini Notebook. Peralihan ini juga disertai integrasi yang lebih erat dengan ekosistem Gemini dan Google Search.

Meski berganti nama, aplikasi akan tetap beroperasi secara mandiri sambil terhubung lebih dalam ke layanan Google lainnya, termasuk rencana untuk menghadirkan kemampuan buku catatan ke AI Mode di dalam Google Search.

Aplikasi ini pertama kali diperkenalkan pada Mei 2023 dengan nama sandi Project Tailwind dan diluncurkan secara luas beberapa bulan kemudian. Selama pengembangan, Google menambahkan sejumlah kemampuan untuk membantu pengguna mengatur dan mencerna catatan.

Beberapa fitur yang saat ini tersedia bagi pengguna antara lain:

  • Merangkum catatan menjadi format podcast berbasis AI.
  • Mengubah tulisan menjadi tayangan presentasi yang dilengkapi narasi.
  • Membuat klip video pendek bergaya vertikal dari kumpulan catatan.
  • Menghubungkan buku catatan pengguna secara langsung ke aplikasi utama Gemini.

Ke depan, Google menyatakan rencananya untuk membawa kemampuan buku catatan ini ke AI Mode, antarmuka interaktif serupa chatbot yang ada di dalam mesin pencari Google Search.

Bersamaan dengan penggantian nama, Google menggulirkan pembaruan yang diumumkan bulan lalu: Gemini Notebook kini dapat terhubung ke komputer awan yang aman untuk menulis sekaligus mengeksekusi kode pemrograman.

Fitur penulisan dan eksekusi kode tersebut saat ini sudah dapat diakses oleh pelanggan bisnis Google AI Ultra dan Workspace. Google juga menjadwalkan fitur yang sama untuk hadir secara bertahap bagi pengguna versi Pro pada platform web dalam beberapa minggu ke depan.

Simak Video “Google Cloud Ungkap Peran AI dalam Mendorong Transformasi Bisnis di Indonesia”