— Antoine Griezmann, pemain yang pernah merasakan dua kali final Piala Dunia bersama Prancis, mengungkapkan bahwa pertandingan puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut sangatlah membuat stres.

Pengalaman Griezmann di final Piala Dunia mencakup kemenangan atas Kroasia pada tahun 2018 dan kekalahan dari Argentina melalui adu penalti pada edisi 2022. Pengalamannya ini memberinya perspektif unik mengenai tekanan yang dihadapi para pemain.

Menjelang final Piala Dunia 2026 yang akan mempertemukan Spanyol melawan Argentina di Stadion New York/New Jersey pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB, Griezmann membayangkan tekanan yang akan dirasakan oleh para pemain kedua tim.

“Anda benar-benar sangat menantikan pertandingan tersebut, ada begitu banyak hal yang berkecamuk di dalam kepala Anda. Kemudian Anda tiba di stadion dan melihat bendera dari setiap negara, begitu banyak budaya yang berbeda di sekitar Anda, para penggemar dari negara Anda mengenakan jersi Anda…” kata Griezmann seperti dikabarkan oleh Marca.

Ia menambahkan, “Ada begitu banyak kegembiraan, begitu banyak gairah, dan begitu banyak rasa bangga. Namun, ada juga banyak tekanan hingga wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan.”

Final Piala Dunia 2026 akan menjadi momen spesial bagi Griezmann karena sepuluh mantan rekan setimnya dari Atletico Madrid akan berlaga. Di kubu Spanyol, terdapat nama-nama seperti Marcos Llorente, Marc Pubill, Alex Baena, dan Alejandro Grimaldo. Sementara itu, Argentina diwakili oleh Juan Musso, Nahuel Molina, Julian Alvarez, Giuliano Simeone, Thiago Almada, dan Nicolas Gonzalez.

Meskipun memiliki hubungan dekat dengan para pemain tersebut, Griezmann memilih untuk tidak mengirimkan pesan pribadi agar tidak membawa nasib buruk. “Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka, tetapi saya tidak akan mengirimkan pesan kepada mereka agar tidak membawa nasib buruk,” ujar Griezmann sambil tersenyum.