— Harry Kane kembali menunjukkan ketajamannya di Liga Champions. Gol yang dicetaknya saat Bayern Munich meraih kemenangan telak atas Bodo/Glimt membawa sang striker bergabung ke dalam daftar pemain elite di kompetisi tersebut.

Bayern Munich berhasil membungkam Bodo/Glimt dengan skor 5-0 di Allianz Arena dalam laga matchday pertama Liga Champions, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. Kane menjadi salah satu pencetak gol dalam pertandingan tersebut, mencatatkan gol kedua bagi timnya.

Catatan ini mengukuhkan rekor Kane yang selalu berhasil mencetak gol dalam delapan pertandingan Liga Champions secara berturut-turut. Dengan pencapaian ini, Kane hanya kalah dari tiga pemain lain yang memiliki catatan serupa atau lebih baik, yaitu Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, dan Ruud van Nistelrooy.

Cristiano Ronaldo memegang rekor gol beruntun terbanyak di Liga Champions, yakni 11 pertandingan yang dicetaknya pada musim 2017/18. Sebelumnya, ia juga pernah mencetak gol dalam delapan laga beruntun untuk Real Madrid pada musim 2013/14.

Sementara itu, Robert Lewandowski berhasil mencetak gol dalam sembilan pertandingan Liga Champions secara beruntun. Catatan ini diraihnya dalam dua periode terpisah saat membela Bayern Munich. Ruud van Nistelrooy juga mencatatkan sembilan gol beruntun untuk Manchester United di Liga Champions pada musim 2002/03.

Kane berharap kemenangan ini dapat menjadi dorongan positif bagi Bayern Munich dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim ini. Setelah tersingkir di babak semifinal musim lalu, Bayern menatap kompetisi ini dengan ambisi besar.

“Selalu penting untuk memulai dengan baik. Jalan kami masih panjang dan kami ingin finis setinggi mungkin di fase liga,” ujar Kane kepada TNT Brazil. “Kami menginginkan performa yang kuat dan memberi penanda di turnamen ini di pertandingan pertama di kandang. Kami menghadapi lawan yang rapi, tapi secara keseluruhan malam yang bagus.”

Ia menambahkan, “Kami adalah ancaman untuk tim mana pun. Rendah hati dan lapar, tapi tim-tim akan kesulitan menghadapi kami dengan dan tanpa bola.”