Jurnal Indonesia — JAKARTA – Asa Arsenal untuk meraih gelar Liga Champions musim ini mendapat peringatan dari legenda klub, Thierry Henry. Mantan penyerang The Gunners itu menekankan bahwa persaingan di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut jauh lebih ketat dan melibatkan lawan-lawan super yang tidak bisa dianggap remeh.
Arsenal memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan kemenangan tipis 1-0 atas Napoli. Meskipun meraih tiga poin penuh, kemenangan tersebut menjadi bagian dari rentetan empat kemenangan beruntun yang diraih The Gunners di awal musim. Start positif ini menjadi sinyal bahwa tim asuhan Mikel Arteta siap bersaing di berbagai kompetisi.
Klub London Utara itu juga telah memperkuat kedalaman skuad dengan mendatangkan pemain-pemain baru untuk mengisi beberapa posisi, menciptakan persaingan internal yang sehat dan menambah kualitas tim. Namun, Henry mengingatkan bahwa level persaingan di Liga Champions berbeda dengan kompetisi domestik.
Tim-tim besar Eropa seperti juara bertahan dua musim terakhir, Paris Saint-Germain (PSG), serta raksasa Spanyol seperti Barcelona dan Real Madrid, selalu memiliki keunggulan tersendiri yang membuat mereka sulit ditaklukkan.
“Anda melihat bagaimana PSG menekan? Mereka sangat sulit dilawan. Tapi Luis Enrique membutuhkan waktu 5-6 bulan untuk membuat tim itu berjalan,” ujar Henry kepada The Athletic.
Henry mengungkapkan kekagumannya terhadap cara PSG membangun dan membentuk timnya. Ia menyoroti bagaimana klub tersebut mampu tetap kompetitif dan meraih gelar juara dua musim berturut-turut, bahkan setelah ditinggal bintang-bintang besar seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Neymar.
“Sekarang mudah untuk mengatakan bahwa PSG adalah tim yang bagus. Ketika semua pemain top itu (Kylian Mbappe, Neymar, dan Lionel Messi) pergi dua musim lalu, semua orang berpikir ‘Ya Tuhan, bagaimana mereka akan melakukannya?’,” sambungnya.
“Kemudian mereka merekrut Bradley Barcola, lalu Desire Doue. Pada saat itu, Anda tidak memikirkan pemain-pemain ini akan melakukan apa yang kemudian mereka lakukan.”
“Tetapi karena Luis Enrique sangat paham bagaimana dia ingin bermain, mereka mampu melakukannya. Ingat apa yang dikatakan Ousmane Dembele? Dia bilang ‘Jika Anda tidak berlari untuk Paris Saint-Germain, Anda tersingkir.’ Sesederhana itu,” pungkas Henry.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.