— AS Roma harus puas bermain imbang 2-2 melawan juara bertahan Inter Milan dalam lanjutan Serie A. Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengakui bahwa hasil tersebut mencerminkan jalannya pertandingan yang seimbang, di mana kedua tim memiliki peluang untuk meraih kemenangan.

Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico pada Sabtu (19/9/2026) ini sempat membuat Roma unggul dua gol di babak pertama melalui brace Manu Kone pada menit ke-6 dan 37. Namun, Inter Milan berhasil bangkit di babak kedua dengan mencetak gol balasan melalui Lautaro Martinez pada menit ke-46 dan 79.

Meskipun Roma memiliki peluang lain untuk menambah gol, skor akhir tetap 2-2. Tambahan satu poin ini tidak mengubah posisi Roma di puncak klasemen sementara Serie A dengan 13 poin, unggul selisih gol dari Inter Milan yang berada di posisi kedua.

“Menurut saya, permainan berlangsung seimbang; kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk menang di momen-momen tertentu,” ujar Gasperini kepada DAZN Italia usai laga. “Gol yang tercipta tepat setelah babak kedua dimulai memberikan suntikan semangat bagi Inter yang hebat, mereka memang selalu bisa mencetak gol, namun kami pun memiliki peluang. Laga ini harus bisa meningkatkan kepercayaan diri kami untuk laga-laga selanjutnya.”

Gasperini menambahkan bahwa timnya menunjukkan banyak hal positif dan harus terus melangkah di jalur yang sama. “Setiap tim punya ruang untuk berkembang. Kami patut mensyukuri kemajuan dan kualitas permainan yang kami tunjukkan dalam laga-laga ini; bukan sekadar soal kebugaran dan antusiasme, ada banyak hal positif dalam tim ini dan kami harus terus melangkah di jalur yang sama.”

Di sisi lain, Gasperini menyoroti kemudahan timnya kebobolan setelah jeda turun minum. Tiga dari empat gol yang sudah bersarang di gawang Roma musim ini terjadi di lima menit awal babak kedua.

“Hal ini mungkin bukan sebuah kebetulan, karena cara kami kebobolan terkesan terlalu ceroboh dan bahkan meremehkan lawan. Kami memegang kendali permainan dan sebenarnya bisa saja kembali memberikan ancaman serius di babak kedua,” lanjut Gasperini. “Meski demikian, walau ada beberapa pemain yang kesulitan, Roma tetap berusaha memenangkan laga dan sempat memiliki peluang emas untuk mengubah skor menjadi 3-1, saat tembakan Malen justru mengenai wajah kiper lawan.”

“Kami tidak pernah bermain setengah-setengah saat menghadapi lawan yang tangguh, baik dari segi teknis maupun fisik,” tegas Gasperini.

Setelah jeda internasional, AS Roma akan menghadapi dua laga berat. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Como pada 11 Oktober pukul 17.30 WIB, sebelum menjamu Real Madrid pada 15 Oktober pukul 02.00 WIB.