Jurnal Indonesia — Bukayo Saka mencetak tiga gol atau hat-trick dalam pertandingan antara Inggris dan Prancis yang berakhir dengan skor 6-4. Kemenangan ini memastikan Inggris finis di posisi ketiga Piala Dunia 2026.
Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris yang digelar pada Minggu (19/7/2026) dini hari WIB menyajikan drama 10 gol. Inggris berhasil keluar sebagai pemenang.
Inggris tampil dominan di babak pertama dan berhasil unggul 4-0. Gol-gol dicetak oleh Declan Rice, Ezri Konsa, dan dua gol dari Bukayo Saka. Di awal babak kedua, Prancis sempat bangkit mengejar ketertinggalan menjadi 4-3 melalui brace Kylian Mbappe dan gol Bradley Barcola. Namun, Inggris kembali menambah keunggulan melalui penalti Bukayo Saka yang melengkapi hat-tricknya. Prancis sempat memperkecil kedudukan menjadi 5-4 lewat gol Ousmane Dembele, sebelum Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris 6-4.
Bukayo Saka menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan mencatatkan 5 tembakan, 4 di antaranya on target dan berbuah gol. Ia menjadi pemain Inggris keempat yang berhasil mencetak hat-trick di Piala Dunia, mengikuti jejak Geoff Hurst (1966), Gary Lineker (1986), dan Harry Kane (2018).
Berkat penampilannya yang gemilang, Bukayo Saka dinobatkan sebagai Man of The Match (MoTM) oleh FIFA. Prestasi ini membawa Inggris meraih pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak terakhir kali menjadi juara pada tahun 1966.
“Ini laga yang benar-benar gila. Kami masih kecewa karena gagal ke final, tapi ini tentang mengakhiri dengan kuat dan memberikan finis terbaik bagi negara kami di Piala Dunia dalam 60 tahun. Kami senang dengan hasil akhirnya,” ujar Saka usai pertandingan, dilansir dari BBC.
Ikuti Jurnal Indonesia
