Jurnal Indonesia — Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Prancis baru-baru ini menjadi sorotan warganet. Meskipun menghasilkan 10 gol, skor akhir 6-4 untuk kemenangan Inggris justru memicu komentar bahwa laga tersebut terasa seperti pertandingan persahabatan.
Inggris menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan. Babak pertama berakhir dengan keunggulan empat gol tanpa balas dari Prancis. Gol-gol dicetak oleh Declan Rice, Ezri Konsa, dan dua gol dari Bukayo Saka.
Di babak kedua, Prancis berusaha mengejar ketertinggalan melalui dua gol Kylian Mbappe, serta gol dari Bradley Barcola dan Ousmane Dembele. Namun, Inggris berhasil menambah dua gol lagi melalui Saka dan Jude Bellingham, memastikan kemenangan dengan skor akhir 6-4.
Meskipun tercipta banyak gol, sebagian netizen merasa pertandingan tersebut kurang menarik karena minimnya tekanan dan pertahanan yang dianggap tidak maksimal. “Match 10 goal tapi kok nontonnya kayak gak seru ya, pressing gak ada, defence ala kadarnya. Berasa nonton laga persahabatan aja, ada yg punya pendapat sama dengan gw?” ujar seorang pengguna media sosial.
Komentar senada juga datang dari warganet lain yang menyatakan, “beneran ini mah kayak laga persahabatan ketimbang perebutan bronze piala dunia!”.
Namun, ada pula yang memiliki pandangan berbeda. Beberapa penonton justru menikmati pertandingan ini sebagai hiburan, bahkan menyamakannya dengan laga final tanpa drama perwasitan. “Seharusnya ini final sih, tanpa drama wasit. Beneran laga intertain yang cukup menghibur semua. Ga ada ribut2 fans, semua heppy siapapun yg menang dan kalah,” tulis seorang netizen.
Ada pula yang menganggapnya sebagai laga terbaik sejauh ini, meski tetap menambahkan catatan tentang nuansa persahabatan. “Laga terbaik Piala Dunia 2026 sejauh ini. *Tapi seperti laga persahabatan…” tulis pengguna lainnya.
Salah satu komentar merangkum jalannya pertandingan yang unik: “Unik sekali laga Inggris vs Prancis. Unggul 4-0; lalu menipis 4-3; dan berakhir 6-4. Ada 10 gol !! Mainnya juga kayak laga persahabatan. Menghibur! Selamat Inggris juara 3. Ya Mbappe bisalah jadi Golden Boot! Tuchel, anda luar biasa pembelajar. Dari bertahan, ke menyerang.”
Ikuti Jurnal Indonesia
