— Insiden tak mengenakkan terjadi usai pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina. Pemain Inggris, Jude Bellingham, tertangkap kamera ‘mengeplak’ kepala belakang pemain Argentina, Valentin Barco.

Pertandingan yang dimenangkan Argentina dengan skor 2-1 itu berlangsung sengit. Argentina berhasil melakukan come back dramatis di lima menit terakhir laga. Pasca peluit panjang dibunyikan, situasi memanas.

Valentin Barco, yang merupakan pemain cadangan, diduga melakukan selebrasi berlebihan usai gol kedua yang dicetak Lautaro Martinez. Ia terlihat berteriak ke arah pemain Inggris yang berada di lapangan.

Saat Barco berjalan melewati Bellingham untuk bergabung dengan rekan-rekannya, Bellingham yang tampaknya kesal dengan tindakan Barco, langsung melayangkan tepukan ke kepala belakang pemain Argentina tersebut. Kejadian ini sempat memicu keributan kecil yang kemudian dilerai oleh rekan setim mereka.

Muncul pertanyaan mengenai potensi sanksi yang akan diterima Jude Bellingham dari FIFA. Apakah denda atau larangan bermain, terutama untuk perebutan tempat ketiga, akan menanti pemain Inggris tersebut? Sejauh ini, FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.

Mantan kepala PGMOL dan wasit FIFA, Keith Hackett, berpendapat bahwa Bellingham kemungkinan besar akan beruntung jika terhindar dari sanksi. Menurut Hackett, kinerja panel disiplin FIFA di Piala Dunia kali ini dinilai kurang optimal, bahkan ia menyebut adanya campur tangan politik terkait pencabutan kartu merah pemain lain.

“Aksi Bellingham terbilang konyol dan kekanak-kanakan,” jelas Hackett. “Tapi sejauh ini, saya rasa Panel disiplin FIFA di Piala Dunia ini tidak menunjukkan kinerja yang baik, termasuk soal pencabutan kartu merah Balogun. Ada campur tangan politik,” paparnya.

“Bellingham mungkin nanti akan menerima denda atau larangan bermain. Namun sejauh ini, dia beruntung dan panel disiplin memutuskan untuk tidak mengambil tindakan apa pun,” tutupnya, mengindikasikan bahwa FIFA mungkin akan memilih untuk tidak menindaklanjuti insiden tersebut.