— JAKARTA – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengungkapkan bahwa upaya pendekatan terhadap pelatih-pelatih top dunia, termasuk Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, merupakan langkah yang wajar dalam pencarian nakhoda baru timnas Italia.

Kursi pelatih Gli Azzurri mengalami kekosongan setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri pada April lalu, menyusul kegagalan timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026.

Presiden FIGC, Giovanni Malago, sebelumnya telah mengonfirmasi adanya negosiasi dengan Pep Guardiola, yang baru saja mengakhiri masa baktinya bersama Manchester City. Laporan menyebutkan bahwa Italia siap memenuhi tuntutan gaji tinggi Guardiola.

Namun, Paolo Maldini, yang kini menjabat sebagai direktur teknik FIGC, membeberkan bahwa Ancelotti sempat menjadi target sebelum nama Guardiola muncul. Menurut Maldini, langkah tersebut sangat beralasan mengingat status kedua pelatih sebagai yang terbaik di dunia.

“Kami tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa kami juga berbicara dengan Carlo sebelum berbicara dengan Pep,” ujar Maldini seperti dikutip dari BBC.

“Sejujurnya, rasanya tepat untuk memulai dengan mereka yang kami anggap terbaik di dunia,” imbuhnya.

Dikabarkan, Carlo Ancelotti menolak tawaran tersebut karena ingin menghormati kontraknya yang masih berlaku dengan timnas Brasil.