— Jakarta – Jaket kulit hitam Tom Ford yang menjadi ciri khas CEO Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini mencetak rekor fantastis saat dilelang. Benda yang telah menemaninya dalam berbagai acara penting selama hampir 20 tahun ini terjual seharga USD 960.000 atau setara Rp 17,2 miliar.

Angka tersebut jauh melampaui perkiraan sebelum lelang yang berkisar antara USD 40.000 hingga USD 60.000. Harga eceran jaket tersebut pun sebenarnya di bawah USD 10.000. Jensen Huang diketahui mengenakan jaket yang dilelang ini pada tahun 2023 dalam sebuah acara di Foxconn, Taipei, Taiwan.

Tingginya nilai jual jaket bekas pakai ini menjadi indikasi kuat bahwa para kolektor kini tengah mengincar artefak dan barang koleksi yang berkaitan dengan era ledakan kecerdasan buatan (AI). Rumah lelang Sotheby’s mencatat adanya 45 kolektor berbeda yang saling bersaing dalam 65 penawaran untuk memperebutkan jaket ikonik tersebut.

“Respons terhadap pelelangan ini bahkan melampaui ekspektasi tertinggi kami,” ujar Brahm Wachter, Kepala Barang Koleksi Modern Sotheby’s, mengomentari tingginya minat terhadap jaket tersebut.

Seluruh hasil dari penjualan jaket bersejarah ini akan disalurkan untuk inisiatif filantropi. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung Edge Institute, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada inovasi. Alokasi dana meliputi program beasiswa, dana hibah, dan program residensi.

Jensen Huang sendiri kerap melontarkan candaan mengenai ‘seragam’ andalannya. Dalam sebuah podcast tahun 2023, ia sempat bercerita bahwa istri dan putrinya yang membantunya dalam urusan berpakaian. Sementara itu, dalam diskusi Reddit tahun 2016, ia pernah menyebut dirinya sebagai ‘pria berjaket kulit’.

Gaya khas Huang ini juga menarik perhatian CEO perusahaan teknologi besar lainnya. Pada tahun 2024, CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang terkenal dengan gaya kasualnya, dikabarkan pernah bertukar pakaian dengan Huang, sebuah gestur yang disamakan dengan tradisi tukar jersey dalam olahraga profesional.

Belakangan di tahun yang sama, saat berada di atas panggung sebuah konferensi, Jensen Huang memberikan salah satu jaket yang sedang ia kenakan kepada Mark Zuckerberg. “Ini nilainya jadi lebih tinggi karena sudah pernah dipakai,” kata Zuckerberg menanggapi pemberian tersebut.