— JAKARTA – Juventus menghadapi awal musim Serie A yang kurang mulus, memicu pertanyaan seputar performa pelatih Luciano Spalletti. Menanggapi hal tersebut, manajemen klub mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh.

Dalam empat pekan pertama Liga Italia, Juventus menunjukkan performa yang tersendat. Setelah meraih dua kemenangan di awal, tim harus puas dengan hasil imbang dan kekalahan di dua pertandingan selanjutnya. Hasil imbang 1-1 melawan AC Milan diikuti oleh kekalahan mengejutkan 2-3 dari Sassuolo.

Saat ini, Bianconeri tertahan di peringkat kedelapan klasemen dengan mengoleksi tujuh poin. Ketinggalan lima poin dari AS Roma dan Inter Milan yang berada di puncak klasemen menjadi catatan tersendiri.

Direktur Keolahragaan Juventus, Frederic Massara, menegaskan bahwa klub tidak meremehkan setiap poin yang hilang. Namun, ia juga menekankan pentingnya melakukan penilaian secara adil dan tenang.

“Kami semua yang mengenakan seragam Juventus memiliki tugas untuk tidak mengecilkan bahkan satu poin pun yang hilang, tetapi kami juga memiliki kewajiban untuk membuat penilaian dengan tenang,” ungkap Massara seperti dikutip dari Football Italia.

Massara menambahkan, “Penilaian itu dimulai dari satu kepastian, bahwa tim ini berada di tangan yang luar biasa dan bahwa klub memiliki keyakinan penuh terhadap kemampuan sang pelatih dan tim.”

“Kami percaya diri bahwa dengan upaya dan proses pertumbuhan ini, target bisa tercapai dengan cepat,” lanjutnya.

Juventus sendiri berhasil menemukan momentum positif setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas NEC Nijmegen dalam ajang Liga Europa pada Jumat (18/9/2026) dini hari WIB. Laga selanjutnya, tim akan menjamu Atalanta pada Minggu (20/9) malam WIB.