— JAKARTA – Nicolas Gonzalez mulai menemukan kenyamanannya berseragam Juventus. Peran baru yang diberikan pelatih Luciano Spalletti menjadi kunci utama adaptasinya di klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut.

Gonzalez, yang akrab disapa Nico, baru saja mencetak gol pembuka bagi Juventus dalam kemenangan telak 5-0 atas NEC Nijmegen di Liga Europa, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB. Gol tersebut menjadi bukti nyata kontribusinya bagi tim.

Didatangkan dari Fiorentina pada musim panas 2024, perjalanan Nico di Juventus tidak selalu mulus. Ia sempat jarang mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter di bawah kepelatihan Thiago Motta dan Igor Tudor. Puncaknya, ia dipinjamkan ke Atletico Madrid pada musim 2025/2026.

Bersama Atletico Madrid di bawah arahan Diego Simeone, Nico tampil dalam 37 pertandingan dan berhasil mencetak lima gol. Pengalamannya di Spanyol tampaknya mematangkan permainannya.

Sejak kembali ke Juventus dan mendapat kepercayaan penuh dari Luciano Spalletti, gelandang berusia 28 tahun itu merasa lebih nyaman. Ia selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan terakhir.

“Saat ini saya merasa nyaman di tim ini, juga berkat kepercayaan pelatih kepada saya. Saya menunjukkannya di lapangan, di mana saya menikmati permainan. Saya berharap dapat terus seperti ini,” ungkap Nico Gonzalez, mengutip dari Football Italia.

Peran bebas di belakang striker yang diberikan Spalletti memungkinkan Nico Gonzalez beroperasi lebih leluasa. Aksinya di kotak penalti bahkan berhasil memancing pelanggaran yang berujung pada hadiah penalti untuk gol Nick Woltemade, rekrutan anyar Juventus musim ini.

“Para striker kami membutuhkan gol karena mereka hidup untuk itu. Saya harap ini baru permulaan, karena bagi mereka ini sangat penting,” tambah Nico.