— Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menyatakan kewaspadaannya terhadap kecepatan para pemain Bodo/Glimt jelang pertemuan kedua tim di Liga Champions. Ia juga mengungkapkan kekagumannya atas kemampuan Bodo/Glimt bersaing di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

Bayern Munich akan menjamu Bodo/Glimt di Allianz Arena pada laga perdana Grup A Liga Champions 2026/2027, Jumat (11/9/2026). Meskipun secara di atas kertas Bayern diunggulkan untuk meraih kemenangan, Kompany menekankan pentingnya untuk tetap mewaspadai tim tamu.

Secara materi pemain dan pengalaman di Liga Champions, Bayern Munich memang memiliki keunggulan. Die Bavaria tercatat telah enam kali meraih trofi Si Kuping Besar, sementara raihan terbaik Bodo/Glimt adalah mencapai babak 16 besar musim lalu. Keuntungan bermain di kandang sendiri juga menjadi faktor pendukung bagi tim tuan rumah.

Namun demikian, Bayern Munich tidak boleh meremehkan Bodo/Glimt. Wakil Norwegia tersebut berhasil membuat kejutan di Liga Champions musim lalu dengan mengalahkan beberapa tim besar, termasuk Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan.

Vincent Kompany menilai Bodo/Glimt sebagai tim yang solid dan berbahaya berkat kecepatan para pemainnya. Ia juga memuji pencapaian Bodo/Glimt yang mampu bersaing di Liga Champions meskipun tidak memiliki anggaran sebesar tim-tim elite Eropa lainnya.

“Setiap pemain [Bodø/Glimt] memiliki kemampuan lari yang hebat dan piawai menguasai bola-bahkan beberapa di antaranya tampil luar biasa. Mereka semua tampak memiliki keinginan untuk bertahan sekaligus melakukan tekanan (pressing),” ujar Kompany dikutip dari situs UEFA.

“Mereka memiliki pemahaman taktis yang sangat jelas dan seluruh pemain berkomitmen penuh menjalankannya. Mengingat keterbatasan dana yang mereka miliki, seharusnya mereka tidak [mampu bersaing dengan tim-tim sekaliber yang mereka hadapi saat ini], dan itulah pujian tertinggi yang bisa diberikan kepada siapa pun,” jelasnya lebih lanjut.