Jurnal Indonesia — Manchester City memulai kampanye Liga Champions 2026/2027 dengan misi meraih kemenangan perdana. Namun, ambisi tersebut akan diuji oleh ketangguhan FC Porto di kandang sendiri, Stadion Do Dragao.
Pertandingan yang akan digelar pada Rabu (9/9) dini hari WIB ini menandai pertemuan kembali kedua tim setelah enam tahun. Meskipun Manchester City tetap diunggulkan, mereka wajib mewaspadai rekor kandang Porto yang impresif di kompetisi Eropa.
Porto tercatat hanya mengalami satu kekalahan dalam 14 laga kandang terakhirnya di kompetisi Eropa, dengan meraih 10 kemenangan. Kunjungan terakhir Manchester City ke Do Dragao pada fase grup Liga Champions 2020/2021 berakhir dengan skor imbang 0-0.
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, menyadari tantangan yang dihadapi timnya. “Porto itu tempat yang sulit didatangi,” ujar Maresca seperti dikutip dari laman resmi klub. “Mereka memulai musim dengan sangat baik.”
Maresca menambahkan, “Di dalam 14/15 pertandingan terakhir di Eropa mereka hanya sekali kalah, itu menunjukkan bahwa sebuah tempat yang sulit dikunjungi, tapi kami akan mengusahakan yang terbaik untuk memenangi pertandingan nanti.”
Pelatih asal Italia itu juga memuji kualitas Porto sebagai tim. “Porto adalah sebuah tim yang sangat, sangat bagus. Mereka punya pemain-pemain yang berbeda, tapi dalam kaitannya dengan tim, cara bermain mereka sangat jelas. Mereka agresif dengan atau tanpa bola, mereka punya gaya main yang jelas.”
Maresca menegaskan bahwa ambisi timnya tetap konsisten. “Ambisi kami masih sama — berupaya menjadi diri sendiri dan memenangi pertandingan, dan kemudian kita akan melihatnya,” pungkasnya menjelang laga Porto vs Man City.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.