— JAKARTA – Manchester United memulai musim kompetisi dengan catatan yang cukup mengkhawatirkan. Dari enam pertandingan yang telah dilakoni di seluruh ajang, tim berjuluk Setan Merah ini hanya mampu meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan menderita tiga kekalahan.

Rincian kekalahan tersebut cukup beragam. Di Liga Primer, mereka mengalahkan Ipswich Town dengan skor 5-2, namun kemudian ditahan imbang Everton 2-2. Kekalahan juga dialami dari Hull City (0-2) dan rival sekota Manchester City (0-1). Sementara itu, di Liga Champions, MU meraih kemenangan 4-0 atas Sabah, namun tersingkir lebih awal di babak ketiga Piala Liga (Carabao Cup) setelah kalah 2-3 dari Brighton.

Pemberitaan dari TNT Sports menyoroti bahwa kemenangan yang diraih Manchester United cenderung melawan tim-tim yang dianggap lebih mudah. Ipswich Town diketahui merupakan tim promosi, sedangkan Sabah merupakan tim debutan di Liga Champions. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas performa MU saat menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Selain itu, tim asuhan Erik ten Hag ini juga kerap kali kesulitan mempertahankan keunggulan. Contohnya saat melawan Everton, mereka sudah unggul 2-1 hingga masa injury time sebelum akhirnya disamakan. Situasi serupa terjadi saat melawan Manchester City, di mana MU harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-23 setelah salah satu pemainnya mendapat kartu merah.

Kekalahan di babak awal Piala Liga semakin menambah daftar kekecewaan bagi Manchester United, karena satu peluang untuk meraih trofi juara musim ini harus pupus sebelum kompetisi berjalan lebih jauh.

Meskipun demikian, posisi pelatih Michael Carrick dilaporkan masih aman. Musim kompetisi baru saja dimulai, dan pertanyaan besar kini tertuju pada apakah Bruno Fernandes dan rekan-rekannya mampu bangkit dari performa awal yang kurang memuaskan ini.