— Karim Benzema kini menghadapi situasi rumit di Arab Saudi. Meskipun telah mengakhiri kontraknya dengan klub Al Hilal pada awal September 2026, kepindahannya dari negara tersebut terhalang oleh ikatan kontrak lain yang lebih panjang.

Benzema, yang seharusnya masih memiliki sisa kontrak dengan Al Hilal hingga 2027, memutuskan untuk mengakhiri kerja samanya lebih cepat. Enam bulan terakhirnya bersama klub berjuluk The Blue Waves ini diwarnai dengan torehan 10 gol dan 5 assist dalam 16 pertandingan.

Keputusannya untuk meninggalkan Al Hilal memicu minat dari beberapa klub, termasuk klub lamanya, Olympique Lyon. Lyon dikabarkan ingin memulangkan Benzema, yang merupakan produk akademi mereka. Namun, keinginan klub asal Prancis ini menemui kendala signifikan terkait kontrak di luar lapangan yang masih mengikat Benzema.

Menurut laporan Marca, Benzema terikat kontrak sebagai duta Liga Arab Saudi hingga tahun 2030. Kontrak ini secara efektif mencegahnya untuk berkarier di luar Arab Saudi hingga empat tahun ke depan.

“Memang benar ada kontak dengan Karim melalui perantara musim panas ini. Itu tidak mungkin karena situasi kontraknya mencegahnya,” ujar direktur olahraga Lyon, Matthieu Louis-Jean, seperti dikutip dari Marca. Ia menambahkan, “Karim adalah pemain luar biasa, kami sedang mencari striker, tetapi tidak ada yang bisa diselesaikan.”

Benzema telah menghabiskan waktunya di Arab Saudi sejak tahun 2023. Sebelum bergabung dengan Al Hilal, pemain berusia 38 tahun ini sempat membela klub Al Ittihad.