Jurnal Indonesia — Pekanbaru meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah 9.184 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pembacaan serentak Surah Al-Mulk di halaman Masjid An Nur. Kegiatan ini digelar dalam rangka penutupan peringatan Hari Jadi ke-242 Pekanbaru.
Awalnya panitia menargetkan 5.000 peserta, namun jumlah ASN yang tercatat mencapai 9.184 orang sehingga mencatatkan rekor nasional. MURI menyerahkan piagam dan medali rekor kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru sebagai bentuk pengakuan resmi.
Perwakilan MURI, Andre Purwandono, menyebut malam itu sebagai momentum penting sekaligus berharap rekor tersebut menjadi ikhtiar bersama bagi kemajuan kota.
“Pada malam ini kita menjadi saksi sekaligus pelaku dari sebuah kegiatan yang luar biasa, yakni pembacaan Surah Al-Mulk oleh ASN terbanyak di Indonesia. Target awal yang ditetapkan panitia sebanyak 5.000 ASN. Namun, jumlah peserta yang tercatat mencapai 9.184 ASN,”
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan gagasan pemecahan rekor itu datang dari istrinya, Sulastri. Ia mengatakan rangkaian peringatan tahun ini difokuskan pada kegiatan bernilai religius yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Agung menegaskan kebijakan acara tidak mengutamakan seremonial yang menghabiskan anggaran, melainkan aktivitas yang berdampak bagi masyarakat dan sejalan dengan ajaran Islam.
“Tahun ini, seperti tahun sebelumnya, kami tidak memperbanyak kegiatan seremonial yang menghabiskan anggaran. Kami memilih kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan selaras dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam,”
Pemilihan Surah Al-Mulk menurut Agung mengandung makna pengingat bahwa kekuasaan, jabatan, dan amanah adalah milik Allah SWT, sehingga pejabat dan ASN dituntut untuk tetap rendah hati dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan yang kami emban, baik sebagai wali kota, wakil wali kota maupun seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru, adalah amanah dari Allah SWT. Karena itu, Surah Al-Mulk mengajarkan kita untuk tetap rendah hati dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”
Agung juga memberikan apresiasi kepada Ustaz Da’as Latif yang hadir memberikan tausiah pada tabligh akbar penutupan peringatan Hari Jadi ke-242 Pekanbaru.
Ikuti Jurnal Indonesia
