Internasional

Penerbangan Internasional di Bandara Soetta Kembali Normal Setelah Abu Vulkanik Gunung Krakatau

Calon penumpang internasional, termasuk TKW dan WNA, lega penerbangan kembali normal setelah Bandara Soetta dibuka kembali pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau.

Penerbangan Internasional di Bandara Soetta Kembali Normal Setelah Abu Vulkanik Gunung Krakatau
Foto: Taufiq/detikcom

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng, Tangerang, kembali membuka operasional penerbangan internasional setelah sempat ditutup selama hampir tiga hari akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Keputusan ini disambut lega oleh para calon penumpang yang perjalanannya tertunda.

Salah seorang calon tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia, Mulyani, mengungkapkan rasa syukurnya karena akhirnya bisa melanjutkan perjalanan ke Taiwan untuk bekerja. Perjalanannya yang seharusnya berangkat pada tanggal 6 September tertunda dua hari dan baru bisa berangkat pada tanggal 8 September. “Seneng banget sih, ini kan yang ditunggu-tunggu kita calon-calon TKW ya, sama TKL,” ujarnya dengan nada lega saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soetta.

Senada dengan Mulyani, Mark, seorang warga negara Hong Kong, juga menyatakan kelegaannya. Keberangkatannya yang semula dijadwalkan pada hari Minggu terpaksa dibatalkan akibat penutupan bandara. Ia harus menunggu hingga hari Selasa untuk bisa terbang kembali ke Hong Kong.

“Ya, sangat, sangat lega bisa terbang hari ini. Ini bukan… ini bukan salah siapa-siapa. Ini hanya kejadian alam, jadi ya, kami hanya menunggu sampai kami bisa mendapatkan penerbangan dan tidak ada hal lain yang bisa kami lakukan,” ucap Mark, menunjukkan sikap pasrah namun penuh syukur atas kembalinya operasional penerbangan.