Jurnal Indonesia — Pelatih kenamaan asal Spanyol, Pep Guardiola, mengungkapkan alasan di balik penolakannya terhadap tawaran untuk melatih Timnas Italia. Meski merasa terhormat, Guardiola merasa belum siap untuk mengemban tugas tersebut saat ini.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah mendekati Guardiola sebagai bagian dari upaya pencarian pelatih baru untuk timnas berjuluk Gli Azzurri. Guardiola sendiri dilaporkan telah bertemu dengan perwakilan FIGC.
Menurut laporan dari Gazzetta dello Sport, Guardiola menyatakan, “Terima kasih, saya merasa terhormat, tetapi saat ini saya belum merasa siap.” Ia menekankan bahwa jika menerima tugas melatih tim nasional, ia ingin melakukannya dengan komitmen 100 persen.
Keputusan Guardiola untuk menolak tawaran ini datang setelah ia memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia kepelatihan klub. Sebelumnya, ia baru saja mengakhiri sepuluh tahun masa baktinya bersama Manchester City.
Selama kariernya di level klub, Pep Guardiola telah meraih berbagai trofi bergengsi bersama klub-klub yang dilatihnya, termasuk Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City. Melatih tim nasional merupakan pengalaman yang belum pernah ia jalani sebelumnya.
Selain Italia, timnas Inggris juga dikabarkan sempat menyodorkan tawaran kepada Guardiola sebelum akhirnya menunjuk Thomas Tuchel. Sementara itu, Italia tengah berupaya membangun kembali kekuatan timnya setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. FIGC baru saja menunjuk Paolo Maldini dan Leonardo Araujo sebagai Direktur Teknik dan Penasihat untuk membantu proses pencarian pelatih baru.
Sebelumnya, FIGC juga sempat mendekati Carlo Ancelotti. Namun, Don Carlo menolak tawaran tersebut karena masih terikat kontrak dengan Timnas Brasil hingga tahun 2030.
Ikuti Jurnal Indonesia
