Jurnal Indonesia — Paris – Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya memutuskan untuk menghentikan upaya mereka dalam merekrut winger RB Leipzig, Yan Diomande. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan biaya transfer dan gaji yang diminta dianggap terlalu tinggi dan tidak proporsional.
Awalnya, Diomande menjadi incaran tiga klub besar Eropa: PSG, Liverpool, dan Real Madrid. Namun, Liverpool lebih dulu menarik diri setelah tawaran mereka ditolak oleh RB Leipzig. Setelah itu, perhatian beralih kepada PSG yang sempat digadang-gadang sebagai kandidat terkuat untuk mendapatkan Diomande, mengingat sang pemain dikabarkan lebih memilih bergabung dengan klub asal Prancis tersebut dibandingkan Liverpool.
Situasi semakin kompleks ketika Real Madrid ikut memasuki perburuan. Los Blancos dilaporkan segera mencapai kesepakatan dengan RB Leipzig terkait harga sebesar 120 juta euro untuk sang pemain. Di tengah persaingan ini, PSG yang telah lebih dulu melakukan negosiasi akhirnya memilih untuk mundur.
Dalam sebuah pernyataan resminya, PSG menegaskan bahwa biaya transfer dan gaji yang diminta untuk Diomande dinilai sangat mahal dan tidak masuk akal. “Biaya transfer dan gaji yang diminta sama sekali tidak proporsional dan masuk di akal – dan PSG tidak akan melanggar prinsip-prinsip manajemen keuangan yang rasional dan keseimbangan skuad,” ujar pernyataan tersebut.
Klub ibu kota Prancis itu juga menyatakan komitmen mereka untuk tidak terlibat dalam perang harga yang dipicu oleh manuver agen pemain tertentu. “Sebagai juara Liga Champions dalam dua tahun terakhir dan klub paling sukses dalam beberapa tahun terakhir, PSG enggan terlibat dalam perang harga dan manuver agen pemain tertentu; sebaliknya, kami akan melanjutkan strategi perekrutan mereka dengan tenang dan percaya diri.”
Mundurnya PSG dari perburuan Diomande berpotensi memberikan dampak pada dinamika bursa transfer secara keseluruhan. Hal ini terutama karena winger PSG, Bradley Barcola, dilaporkan sedang dalam tahap negosiasi dengan Liverpool. Ada kemungkinan transfer tersebut akan terhambat sebelum PSG berhasil menemukan pengganti yang sepadan untuk Diomande.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.