— Madrid – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengungkapkan kesedihannya atas perlakuan cemoohan yang diterima oleh pemainnya, Vinicius Junior, dari para penggemar saat pertandingan melawan Inter Milan di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026). Laga lanjutan Liga Champions tersebut berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1.

Vinicius yang tampil sebagai starter di laga tersebut, digantikan oleh Alvaro Carreras pada menit ke-87. Saat meninggalkan lapangan, terdengar suara cemoohan dari tribun yang ditanggapi Vinicius dengan tepuk tangan.

Perlakuan kurang menyenangkan ini diduga lantaran performa Vinicius yang dinilai belum memuaskan pada awal musim ini. Beberapa waktu lalu, ia juga sempat terlihat menolak bersalaman dengan Jose Mourinho setelah kekalahan tim dari Real Betis.

Menanggapi insiden tersebut, Mourinho menyatakan bahwa Vinicius telah berusaha memberikan yang terbaik di lapangan dan tidak pantas mendapatkan cibiran. Ia mengutip sebuah pepatah dalam bahasa Portugis untuk menggambarkan situasi tersebut.

“Ada pepatah serupa dalam bahasa Portugis: Anda hanya melempar batu ke pohon yang berbuah. Apa yang telah dilakukan Vinicius di sini? Berapa banyak Liga Champions yang telah ia menangkan? Berapa banyak gol yang telah ia cetak? Berapa banyak pertandingan yang telah ia putuskan?” ujar Mourinho mengutip Marca.

Mourinho menambahkan, Vinicius masih terus berkembang dan bekerja lebih keras dari sebelumnya. Ia yakin pemain asal Brasil itu akan mencapai performa puncaknya.

“Vinicius yang sendirian menyelesaikan pertandingan melawan Benfica tahun lalu akan datang, dia belum sampai di sana. Dia bekerja lebih keras dari sebelumnya. Di era yang didorong oleh data ini, dia sangat dekat dengan kecepatan puncaknya. Dia telah memecahkan rekornya musim ini, termasuk merebut bola… Dia akan datang,” jelasnya.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan perasaannya terkait cemoohan tersebut. “Itu membuat saya sedih, tetapi saya tidak ingin mengevaluasi atau mengkritik,” pungkasnya.