— JAKARTA – Real Madrid harus bersusah payah untuk mengamankan tiga poin saat bertandang ke markas Elche pada Rabu (16/9/2026) dini hari WIB. Sempat unggul 2-0, Los Blancos nyaris dipermalukan setelah Elche berhasil menyamakan kedudukan sebelum akhirnya Madrid memastikan kemenangan 3-2 melalui gol di masa injury time.

Madrid sejatinya memulai pertandingan dengan baik. Gol bunuh diri Matias Dituro dan lesakan Kylian Mbappe di babak pertama membawa tim tamu memimpin 2-0. Namun, alih-alih menambah keunggulan, Madrid justru mengendurkan serangan dan membiarkan Elche bangkit.

Memasuki babak kedua, Abiel Osorio dan Fer Nino sukses menjebol gawang Madrid, mengubah skor menjadi 2-2. Laga tampak akan berakhir imbang sebelum Carlos Espi mencetak gol kemenangan bagi Real Madrid pada menit ke-91.

Pelatih kawakan, Jose Mourinho, tidak ragu mengkritik sikap para pemainnya yang dianggap terlalu santai dan menganggap pertandingan sudah selesai sebelum peluit akhir dibunyikan. Menurutnya, hal ini membuat laga yang seharusnya mudah menjadi lebih sulit.

“Masalahnya tampak jelas buat saya. Lebih sulit untuk mencari tahu sebabnya, tapi mudah untuk memahami bahwa ada pertandingan-pertandingan yang tampak sudah berakhir dan pada akhirnya, itu belum selesai,” ungkap Mourinho.

Ia menambahkan, “Pertandingan-pertandingan ketika kami punya tiga, empat, lima peluang untuk mengunci pertandingan dan kami tak melakukannya. Setelah tak melakukannya, tampaknya situasi beranjak dari ringan, karena keadaannya mudah, menjadi tak mengontrol.”

Mourinho merasa timnya terjebak dalam pola pikir yang meremehkan lawan. “Sepertinya kami memasuki sebuah dinamika semacam ‘Oke, kami tak mencetak gol, kami tak menyelesaikan laga dengan skor 3-0 atau 4-0, tapi sudah selesai kok.’ Tampaknya ketika semuanya terasa mudah dan Anda membiarkan keadaan berjalan begitu saja,” tutupnya.