Jurnal Indonesia — Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis, 12 September 2026. Pengalihan arus ini dilakukan menjelang pertandingan besar antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan BRI Liga 1. Pengendara diimbau untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas.
Informasi mengenai pengalihan arus lalu lintas ini disampaikan oleh Dishub DKI Jakarta melalui akun resmi Instagram mereka, @dishubdkijakarta. Pengaturan lalu lintas tersebut bersifat situasional, yang berarti akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan pada saat pelaksanaan pertandingan.
“Dalam rangka menunjang kegiatan tersebut, dilakukan pengaturan lalu lintas yang bersifat situasional,” tulis keterangan resmi Dishub DKI Jakarta pada Jumat (11/9/2026).
Berikut adalah rincian rute alternatif yang telah disiapkan oleh Dishub DKI Jakarta bagi para pengguna jalan:
Lalu Lintas dari Arah Selatan
Bagi pengendara yang datang dari arah Blok M menuju Utara (Tanah Abang), rute yang dapat dilalui adalah melalui Jl. Panglima Polim – Jl. Kyai Maja – Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Penjernihan – Jl. K.H. Mas Mansyur, dan seterusnya.
Untuk rute dari Blok M menuju Barat (Slipi), pengendara dapat menggunakan Jl. Panglima Polim – Jl. Kyai Maja – Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Letjen S. Parman, dan seterusnya.
Sementara itu, rute dari Blok M menuju Timur (Kampung Melayu) adalah melalui Jl. Trunojoyo – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Gunawarman – Jl. Senopati – Jl. Suryo – Jl. Kapten Tendean – Jl. H.R. Rasuna Said – Jl. Prof. Dr. Satrio – Jl. Raya Casablanca, dan seterusnya.
Lalu Lintas dari Arah Utara
Pengendara dari arah Tanah Abang yang menuju Selatan (Blok M) dapat mengambil rute Jl. K.H. Mas Mansyur – Jl. Penjernihan – Jl. Pejompongan – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Kebayoran Baru – Jl. Kyai Maja – Jl. Panglima Polim, dan seterusnya.
Lalu Lintas dari Arah Barat
Untuk lalu lintas dari arah Barat, khususnya dari Slipi menuju Selatan (Blok M), rute yang disarankan adalah Jl. Letjen S. Parman – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Kebayoran Baru – Jl. Pakubuwono VI – Jl. Bumi – Jl. Kyai Maja – Jl. Panglima Polim, dan seterusnya.
Jika dari Slipi menuju Timur (Tebet), pengendara dapat melalui Jl. Letjen S. Parman – Jl. Pejompongan – Jl. Penjernihan – Jl. R.M. Margono – Jl. Galunggung – Jl. Dr. Saharjo – Jl. Prof. Dr. Soepomo – Jl. M.T. Haryono, dan seterusnya.
Lalu Lintas dari Arah Timur
Terakhir, bagi pengendara dari arah Timur, yaitu Tebet menuju Barat (Slipi), rute yang dapat diambil adalah Jl. Kapten Tendean – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Trunojoyo – Jl. Kyai Maja – Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Letjen S. Parman, dan seterusnya.
Masyarakat dan seluruh pengguna jalan diimbau untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada serta mengikuti arahan dari petugas Dishub dan kepolisian yang bertugas di lapangan demi kelancaran bersama.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.