— JAKARTA – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau kembali berdampak pada dunia penerbangan. Bandara Halim Perdanakusuma terpaksa memperpanjang penutupan operasionalnya hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026), akibat sebaran abu vulkanik.

Penutupan sementara ini mengakibatkan total 31 penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma dibatalkan. Rinciannya mencakup 16 penerbangan keberangkatan (departure) dan 15 penerbangan kedatangan (arrival). Kejadian ini berdampak pada 2.504 penumpang yang rencananya akan melakukan perjalanan.

Executive General Manager Operasional Kolonel Pnb Ali Sudibyo mengonfirmasi perpanjangan penutupan bandara. “Informasi flight cancel yang berdampak dengan adanya perpanjangan penutupan operasional bandara hingga pukul 18.00 WIB,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Sejumlah maskapai tercatat membatalkan penerbangan mereka, di antaranya Batik Air, Rimbun Air, Fly Jaya, dan Travira Air. Pembatalan ini meliputi berbagai rute tujuan di dalam negeri.

Daftar Penerbangan Keberangkatan yang Dibatalkan

Berikut adalah daftar penerbangan keberangkatan yang dibatalkan dari pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB:

  • Batik Air: ID 7511 (SUB, 100 pax), ID 7581 (MLG, 116 pax), ID 7513 (SUB, 78 pax), ID 7517 (SUB, 68 pax), ID 7309 (DPS, 137 pax), ID 7583 (MLG, 79 pax), ID 7051 (PLM, 144 pax), ID 7501 (SUB, 106 pax), ID 7311 (DPS, 112 pax), ID 7515 (SUB, 52 pax).
  • Fly Jaya: KS 102 (JOG, 0 pax), KS 104 (JOG, 37 pax), KS 141 (KTG, 47 pax), KS 106 (JOG, 19 pax).
  • Rimbun: RI 150 (MWK, 32 pax).
  • Travira: TV001 (MWK, 52 pax).

Maskapai Citilink dilaporkan tidak memiliki penerbangan yang dibatalkan pada periode ini.

Daftar Penerbangan Kedatangan yang Dibatalkan

Sementara itu, untuk penerbangan kedatangan, daftar yang dibatalkan adalah sebagai berikut:

  • Batik Air: ID 7508 (ex SUB, 109 pax), ID 7510 (ex SUB, 138 pax), ID 7054 (ex PLM, 144 pax), ID 7580 (ex SUB, 129 pax), ID 7516 (ex SUB, 95 pax), ID 7520 (ex SUB, 79 pax), ID 7582 (ex MLG, 106 pax), ID 7308 (ex DPS, 144 pax), ID 7052 (ex PLM, 114 pax).
  • Fly Jaya: KS 101 (ex JOG, 0 pax), KS 103 (ex JOG, 68 pax), KS 105 (ex JOG, 56 pax), KS 144 (ex KTG, 59 pax).
  • Rimbun: RI 151 (ex MWK, 36 pax).
  • Travira: TV002 (ex MWK, 52 pax).

Total penumpang keberangkatan yang terdampak mencapai 1.177 orang, sedangkan penumpang kedatangan berjumlah 1.327 orang, sehingga total keseluruhan 2.504 penumpang.

Empat Bandara Lain Juga Terdampak

Penutupan operasional penerbangan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tidak hanya terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengumumkan perpanjangan penutupan di empat bandara hingga pukul 18.00 WIB pada tanggal yang sama.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, beberapa bandara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengalami penghentian operasional penerbangan sampai dengan 7 September 2026 pukul 18.00 WIB,” demikian pernyataan resmi perusahaan melalui akun Instagramnya.

Empat bandara yang mengalami penutupan operasional penerbangan adalah:

  • Bandara Soekarno-Hatta (CGK)
  • Bandara Halim Perdanakusuma (HLP)
  • Bandara Radin Inten II (TKG)
  • Bandara Husein Sastranegara (BDO)

Penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan mereka melalui maskapai terkait atau menghubungi Contact Center InJourney Airport untuk mendapatkan informasi terkini.