Jurnal Indonesia — Striker Tottenham Hotspur, Richarlison, dipastikan tidak masuk dalam rencana tim untuk musim ini. Keputusan tersebut diungkapkan langsung oleh pelatih Roberto De Zerbi, yang menyatakan tidak akan memainkan pemain asal Brasil itu sama sekali di berbagai kompetisi.
De Zerbi menegaskan kembali ketidakikutsertaan Richarlison dalam skuadnya jelang pertandingan melawan Liverpool di babak ketiga Carabao Cup yang dijadwalkan pada Rabu (16/9) dini hari WIB. Ia menjelaskan bahwa situasinya sudah final dan tidak ada perubahan.
“Kamu sudah tahu segalanya dan tak ada yang berubah untuk Carabao Cup atau Premier League. Di awal musim, saya sudah banyak bicara dengannya untuk meyakinkannya bertahan dan dia (Richarlison) tidak mau. Saya tak bisa terus-terusan berharap untuk dia agar bertahan,” kata De Zerbi mengutip BBC, Senin (14/9).
Unggahan mengenai komentar De Zerbi tersebut kemudian direspons oleh Richarlison melalui media sosialnya. Pemain berusia 29 tahun itu membalas unggahan tersebut dengan menyertakan emoji menangis, menunjukkan kesedihannya atas keputusan tersebut.
Musim ini, Richarlison memang dikabarkan ingin meninggalkan Tottenham Hotspur. Upayanya untuk kembali ke Everton gagal, begitu pula dengan kepindahannya ke Turki meskipun diminati oleh Trabzonspor.
Setelah berulang kali mencoba mempertahankannya, De Zerbi akhirnya menyatakan kesabarannya telah habis. Akibatnya, Richarlison tidak lagi dimasukkan dalam skuad tim.
Setelah sempat dimainkan pada pekan pertama Liga Inggris melawan Brentford, Richarlison benar-benar dicoret dari daftar pemain untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Situasi ini menimbulkan frustrasi bagi Richarlison, yang kontraknya dengan Spurs masih berlaku hingga 2027. Ia bahkan dilaporkan mengancam akan menuntut klub untuk memutus kontraknya.
Richarlison membela Tottenham Hotspur sejak tahun 2022, setelah dibeli dari Everton. Selama membela klub tersebut, ia telah tampil dalam 134 pertandingan, mencetak 32 gol, dan memberikan 15 assist. Salah satu prestasinya adalah membantu tim memenangkan gelar Liga Europa pada musim 2024/2025.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.