— Kapten Timnas Spanyol, Rodri, menyatakan bahwa final Piala Dunia 2026 melawan Argentina merupakan pertandingan paling krusial dalam perjalanan kariernya. Ia juga secara khusus menyoroti ancaman yang ditimbulkan oleh Lionel Messi di laga puncak tersebut.

Spanyol berambisi meraih gelar juara dunia kedua mereka, setelah sebelumnya sukses pada edisi 2010. Namun, ambisi tersebut harus menghadapi ujian terberat melawan sang juara bertahan, Argentina.

Menjelang pertandingan yang akan digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB, Rodri mengungkapkan adanya antusiasme tinggi di dalam skuad La Furia Roja. Kendati demikian, ia memastikan timnya tetap menjaga ketenangan.

“Jelas di titik ini kami memiliki lawan yang sangat tangguh, yang tahu rasanya menjadi juara dunia. Kami menatap laga ini dengan antusiasme dan ketenangan yang tinggi, mengetahui bahwa ini laga terpenting dalam hidup kami,” ujar Rodri kepada Diario AS.

“Ini adalah final kedua kami (merujuk Piala Eropa 2024), dan saya berpikir makna di balik ini, makna di balik melakukan sesuatu dengan baik, melihat tim telah berkembang, mengalahkan tim-tim seperti Prancis, Portugal, dan Belgia. Mengetahui bahwa masih ada satu langkah yang harus diambil, namun bahagia dan bersemangat bisa mencapai final.”

Rodri membandingkan pendekatan Argentina dengan Prancis, yang sebelumnya dikalahkan Spanyol di semifinal. Menurutnya, tim asuhan Luis de la Fuente tidak boleh lengah sedikit pun jika ingin meraih kemenangan.

“Mereka adalah lawan yang perlu didekati dan dipahami secara berbeda. Prancis memiliki kekuatan menyerang yang lebih besar, lebih mengutamakan transisi. Argentina adalah tim yang lebih kolektif, lebih berbasis penguasaan bola, sangat agresif, karismatik… Berbeda,” jelas Rodri.

“Kami harus memahami bagaimana cara melukai mereka dengan kekuatan kami sendiri, memahami bahwa mereka memiliki banyak pemain berkualitas yang bisa membuat perbedaan, dan menampilkan permainan yang sangat komplet baik secara ofensif maupun defensif jika kami ingin menang.”

Selama gelaran Piala Dunia 2026, Messi kerap menjadi penentu kemenangan bagi Argentina dalam situasi genting. Rodri menyadari hal ini dan mengingatkan rekan-rekannya untuk ekstra waspada terhadap kapten tim Tango tersebut.

“Pertama, jauhkan dia dari kotak penalti. Dan kedua, ketika kami dipaksa harus bertahan, maka tetaplah main rapat, lebih agresif. Mungkin jangan terlalu mundur ke belakang,” lanjut Rodri.

“Kami adalah tim yang melakukan pressing tinggi di lapangan untuk memaksa lawan bermain bertahan, dan saya pikir itu adalah kunci pertandingan hari Minggu (final). Tetapi dengan pemain seperti Leo, yang seringkali tidak terduga, kami harus sangat berhati-hati,” tegasnya.