— Jakarta – Argentina menelan kekalahan telak dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026, tanpa mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran. Legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Luis Nazario de Lima, mengungkapkan bahwa timnas Argentina kalah kualitas secara signifikan dibandingkan La Furia Roja.

Ronaldo menyampaikan pandangannya melalui kanal TikTok miliknya, menilai pertandingan final tersebut berjalan sangat timpang. Argentina tercatat tidak menciptakan satu pun percobaan ke gawang lawan selama waktu normal. Memasuki babak perpanjangan waktu 2×15 menit, Argentina hanya mampu melepaskan dua tendangan, namun keduanya tidak mengarah tepat ke sasaran.

Situasi kontras dialami oleh Spanyol. Tim Matador tidak hanya mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola superior dan efektif memutus serangan lawan sebelum berbahaya, tetapi juga secara konsisten mengancam gawang Argentina. Tercatat, ada 12 tembakan Spanyol yang mengarah ke gawang Emiliano Martinez. Sebelas di antaranya berhasil digagalkan oleh kiper Aston Villa tersebut, namun satu tembakan lainnya berbuah gol dari Ferran Torres, yang menjadi penentu kemenangan Spanyol meraih gelar juara dunia kedua mereka sepanjang sejarah, setelah yang pertama pada tahun 2010.

“Itu adalah hari bersejarah, dari segi olahraga, karena Spanyol mendominasi dari awal hingga akhir, seperti yang saya harapkan, dan dalam hal lain. Spanyol tak mencetak banyak gol dan tak menang dengan selisih yang saya harapkan dan pantas mereka dapat, tetapi mereka sungguh mendominasi sepanjang laga,” ujar Ronaldo.

Ronaldo, yang pernah memenangi Piala Dunia pada 1994 dan 2002, menambahkan, “Itu adalah kekalahan telak. Jurang kualitas antara Spanyol dan Argentina amat besar. Bahkan dengan Messi, mereka tak bisa menandinginya. Argentina tidak berjuang dengan semangat yang sama yang telah menjadi kekuatan mereka sepanjang turnamen.”

“Pemain berbakat dapat memenangkan laga, tetapi Anda membutuhkan kekuatan tim untuk memenangi Piala Dunia, seperti Spanyol. Bermain bersama, setiap orang sama pentingnya,” lanjutnya.

“Mereka (Argentina) tak pernah menampilkan sepak bola yang bagus, mereka hanya bertarung dengan gigih, tak bermain indah. Spanyol punya DNA bermain indah. Jogo Bonito ala Brasil sudah terlewati dan gaya main Spanyol saat ini adalah yang terbaik,” jelas peraih dua Ballon d’Or itu mengenai gaya permainan Spanyol yang dinilainya superior.