— JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik ke berbagai wilayah Jabodetabek dan sekitarnya memberikan sentimen positif bagi saham-saham di sektor kesehatan. Tiga emiten kesehatan tercatat mengalami lonjakan signifikan pada penutupan sesi I perdagangan, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan data Stockbit, saham MEDS memimpin penguatan dengan kenaikan mencapai 34,7%. Diikuti oleh saham SOHO yang terbang 24,9%, dan saham KAEF yang melesat 21,5%. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran masyarakat terhadap dampak erupsi dan sebaran abu vulkanik.

BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu sektor yang menarik perhatian pada perdagangan awal hari. Paparan abu vulkanik berpotensi meningkatkan risiko gangguan pernapasan dan iritasi mata. Hal ini diperkirakan akan mendorong peningkatan kebutuhan terhadap masker, obat-obatan terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta produk kesehatan lainnya.

Sentimen ini diprediksi menjadi katalis positif jangka pendek bagi emiten di sektor kesehatan. Perusahaan yang memiliki eksposur pada produk masker, obat pernapasan, dan produk kesehatan terkait berpotensi mendapatkan keuntungan. Beberapa emiten yang diperkirakan mendapat sentimen positif antara lain MEDS, MMIX, OMED, IRRA, KLBF, KAEF, INAF, PYFA, TSPC, SIDO, DVLA, SOHO, MERK, PEHA, PRDA, SAME, SILO, HEAL, MIKA, dan BMHS.

BRI Danareksa Sekuritas menekankan bahwa sentimen ini bersifat jangka pendek. Perkembangan erupsi dan luas sebaran abu vulkanik menjadi faktor utama yang perlu dicermati. Konfirmasi volume perdagangan dan keberlanjutan momentum akan menjadi penentu potensi penguatan lebih lanjut di sektor ini.