— Jakarta – Sengketa Kepulauan Falkland atau Malvinas antara Argentina dan Inggris kembali memanas di tengah gelaran Piala Dunia 2026. Di tengah perseteruan tersebut, terungkap bahwa wilayah sengketa ini ternyata memiliki tim sepak bola sendiri yang turut berlaga.

Isu Kepulauan Falkland kembali mencuat setelah pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina. Setelah kemenangan Argentina atas Inggris dengan skor 2-1, para pemain Tim Tango terlihat membentangkan spanduk bertuliskan ‘Malvinas Milik Argentina’. Aksi yang sarat muatan politik ini menuai kecaman dari sejumlah pendukung Inggris.

Kepulauan Malvinas atau Falkland telah menjadi objek sengketa antara Argentina dan Inggris sejak abad ke-19. Konflik bersenjata terakhir terjadi pada tahun 1982, yang mengakibatkan ratusan tentara dari kedua negara beserta beberapa warga sipil menjadi korban. Argentina kalah dalam perang tersebut.

Pada referendum yang digelar tahun 2013, mayoritas penduduk Falkland memilih untuk tetap menjadi bagian dari Inggris Raya. Meskipun demikian, Argentina tidak mengakui hasil referendum tersebut, sehingga isu sengketa wilayah ini masih berlanjut hingga kini. Inggris mendesak agar Argentina dikenai sanksi oleh FIFA karena membawa isu politik ke dalam ranah olahraga.

Di sisi lain, dari kacamata sepak bola, Kepulauan Falkland memiliki tim nasionalnya sendiri yang biasa berpartisipasi dalam Island Games. Ajang ini diselenggarakan oleh Liga Sepakbola Kepulauan Falkland.

Timnas Falkland saat ini dilatih oleh Daniel Biggs, seorang mantan guru jasmani yang juga memiliki bisnis taman bermain. Biggs sendiri memiliki rekam jejak sebagai pemain yang pernah membela Timnas Falkland di ajang Island Games.

Sejak tahun 2001, Timnas Falkland telah aktif berkompetisi di Island Games. Partisipasi terakhir mereka terjadi pada tahun 2023, di mana mereka harus mengakui keunggulan tim Aaland, yang merupakan wilayah otonomi Finlandia.

Timnas Falkland tidak memenuhi syarat untuk menjadi anggota FIFA, begitu pula dengan CONMEBOL. Hal ini dikarenakan negara-negara anggota CONMEBOL cenderung mendukung Argentina dalam sengketa wilayah Malvinas. Akibatnya, Timnas Falkland hanya dapat berkompetisi di ajang seperti Island Games dan tidak memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia atau Copa America.