— Timnas Spanyol resmi menutup gelaran Piala Dunia 2026 dengan gelar juara setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 di partai final yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey. Namun, pencapaian ini diwarnai fakta menarik bahwa Spanyol gagal meraih kemenangan atas tim debutan, Cape Verde, di sepanjang turnamen.

Selama gelaran Piala Dunia 2026, Spanyol mencatatkan delapan pertandingan dengan tujuh di antaranya berakhir dengan kemenangan. Satu-satunya hasil imbang yang mereka dapatkan terjadi pada laga pembuka Grup H melawan Cape Verde, yang berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Hasil imbang tersebut sempat mengejutkan banyak pihak, mengingat Cape Verde baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia. Namun, setelah hasil tersebut, Spanyol menunjukkan performa impresif dan berhasil melaju hingga tangga juara.

Sementara itu, Cape Verde yang tampil perdana di Piala Dunia, berhasil memberikan perlawanan sengit. Tim asal Afrika tersebut lolos dari fase grup dengan tiga kali imbang. Di babak gugur, mereka harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 3-2, namun tetap bangga karena mampu memberikan perlawanan yang berarti.

Setelah tertahan imbang oleh Cape Verde, Spanyol bangkit dengan meraih kemenangan meyakinkan atas Arab Saudi (4-0) dan Uruguay (1-0). Di fase gugur, La Roja tampil sempurna dengan menyingkirkan Austria, Portugal, Belgia, dan Prancis, sebelum akhirnya menjuarai turnamen lewat gol Ferran Torres di babak tambahan final.

Hasil imbang melawan Cape Verde kembali menjadi topik hangat di media sosial setelah Spanyol dipastikan menjadi juara dunia. Banyak netizen menyoroti ironi tersebut dan menyebut Cape Verde sebagai “tim yang tidak terkalahkan oleh sang juara dunia”.

Beberapa komentar di media sosial juga bercanda bahwa Cape Verde layak disebut sebagai “juara moral” karena menjadi satu-satunya tim yang mampu menggagalkan kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026.