— New Jersey Stadium menjadi saksi bisu kemenangan bersejarah Timnas Spanyol atas Timnas Argentina dalam final Piala Dunia 2026. Gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu memastikan La Furia Roja meraih trofi juara dunia dengan skor 1-0.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Spanyol tampil mendominasi jalannya pertandingan. Mereka mengendalikan alur bola dan memaksa Argentina lebih banyak berkonsentrasi pada pertahanan. Meskipun Argentina beberapa kali mencoba mengimbangi dengan permainan fisik, Spanyol tetap mampu menciptakan peluang.

Peluang pertama Spanyol datang di menit kelima ketika Lamine Yamal berhasil menembus pertahanan Argentina setelah kerja sama apik dengan Dani Olmo. Sayangnya, sepakan Yamal masih bisa diamankan oleh kiper Argentina, Emiliano Martinez. Setelah itu, tempo permainan cenderung melambat dan minim peluang berbahaya dari kedua tim hingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-38, Mikel Oyarzabal mencoba peruntungannya dengan sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti, namun bola masih mengarah tepat ke pelukan Martinez. Argentina harus menerima pukulan di menit ke-43 ketika bek andalannya, Lisandro Martinez, terpaksa ditarik keluar lapangan akibat cedera paha kanan.

Memasuki babak kedua, Spanyol terus berusaha menekan. Argentina melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Otamendi dan Montiel bekerja keras di lini pertahanan untuk meredam serangan Spanyol. Peluang emas sempat dimiliki Dani Olmo di menit ke-64, namun sepakannya tidak cukup kuat untuk menaklukkan Martinez. Ferran Torres juga nyaris mencetak gol di menit ke-67 melalui sundulan, namun kembali Martinez menjadi tembok tangguh.

Spanyol semakin gencar menyerang dengan memasukkan Nico Williams dan Mikel Merino di menit ke-75. Pedri di menit ke-77 dan Pau Cubarsi di menit ke-79 mendapatkan kesempatan emas, namun lagi-lagi Martinez menunjukkan refleks gemilang. Aymeric Laporte juga memiliki peluang melalui sundulan di menit ke-80, namun bola terlalu lemah.

Ketegangan memuncak di menit akhir babak kedua perpanjangan waktu ketika Enzo Fernandez dari Argentina menerima kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan. Lamine Yamal nyaris mencetak gol melalui sepakan bebas di pengujung injury time, namun Martinez kembali tampil cemerlang.

Babak perpanjangan waktu dimulai dengan ancaman dari Nico Williams di menit ke-92, namun sepakannya berhasil ditepis Martinez. Spanyol sempat mencetak gol di menit ke-96 melalui Nico Williams, namun gol tersebut dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran sebelumnya. Mikel Merino nyaris mencetak gol di menit ke-103, namun sundulannya melebar tipis.

Akhirnya, di menit ke-106, kebuntuan terpecahkan. Ferran Torres, penyerang bernomor punggung 7, berhasil mencetak gol kemenangan. Berawal dari umpan silang Nico Williams ke tiang jauh, bola disundul ke depan gawang dan disambut sepakan first time kaki kiri Ferran Torres yang meluncur deras ke pojok atas gawang, tak mampu dijangkau Martinez.

Ferran Torres hampir menggandakan keunggulan di menit ke-113, namun golnya dianulir karena offside. Argentina mencoba bangkit di sisa pertandingan, namun pertahanan Spanyol kokoh. Serangan terakhir dari Giuliano Simeone dari situasi sepak pojok melayang di atas mistar gawang. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, mengukuhkan Spanyol sebagai juara dunia 2026.

Susunan Pemain:

Spanyol: Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte (Eric Garcia 98′), Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz (Pedri 62′), Rodri (Martin Zubimendi 98′); Alex Baena (Nico Williams 75′), Dani Olmo (Mikel Merino 75′), Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 62′).

Argentina: Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi 43′), Cristian Romero (Facundo Medina 70′), Gonzalo Montiel (Nahuel Molina 58′); Nico Gonzalez (Leandro Paredes 46′), Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul (Giuliano Simeone 70′); Julian Alvarez, Lionel Messi.