Jurnal Indonesia — New Jersey – Timnas Spanyol berhasil menorehkan empat rekor dunia setelah keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Pencapaian luar biasa ini mengukuhkan status Tim Matador sebagai salah satu tim tersukses dalam sejarah turnamen.
Spanyol meraih gelar juara dunia kedua mereka setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan final yang digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Ferran Torres di awal babak perpanjangan waktu.
Gelar ini menjadi yang kedua bagi La Furia Roja sepanjang sejarah, setelah sebelumnya mereka berhasil meraihnya pada Piala Dunia 2010, atau 16 tahun yang lalu. Perjalanan Spanyol menuju tangga juara di Piala Dunia 2026 juga diwarnai dengan performa defensif yang solid. Gawang Unai Simon hanya tercatat kebobolan satu kali sepanjang turnamen, mulai dari fase grup hingga pertandingan final.
Berkat performa gemilang tersebut, Guinness World Records menobatkan Spanyol sebagai tim juara Piala Dunia dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam sejarah. Selain itu, mereka juga mencatatkan rekor clean-sheet terbanyak, yaitu dalam 7 pertandingan.
Pelatih Luis de la Fuente juga turut memecahkan rekor pribadi. Ia menjadi juru taktik tertua yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia pada usia 65 tahun. Rekor ini melampaui pencapaian Vicente del Bosque, yang membawa Spanyol juara dunia 2010 saat berusia 59 tahun.
Lebih lanjut, Timnas Spanyol juga melanjutkan tren tak terkalahkan mereka dengan total 38 pertandingan tak terkalahkan, yang terdiri dari 29 kemenangan dan 9 hasil imbang. Angka ini merupakan yang terbanyak dalam sejarah sepak bola dunia.
Rekor Dunia Spanyol Versi Guinness World Records
- Tim paling banyak mencatatkan clean-sheet di Piala Dunia (7 laga).
- Tim paling sedikit kebobolan gol sepanjang turnamen (1 gol).
- Luis de la Fuente menjadi pelatih tertua yang meraih gelar juara Piala Dunia (65 tahun).
- Catatan tak terkalahkan terbanyak di semua kompetisi (38 laga).
Ikuti Jurnal Indonesia
