— TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan tiga kapal perang untuk melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak. Kelima jurnalis tersebut hilang saat menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Ketiga kapal perang yang dikerahkan adalah KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861. Pengerahan armada laut ini bertujuan untuk memperkuat operasi pencarian dan memperluas area penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda.

Operasi pencarian ini juga melibatkan unsur dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lampung dan Lanal Banten yang juga mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL). Seluruh unsur yang terlibat melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan menyisir sektor-sektor yang telah ditentukan untuk memaksimalkan penemuan para jurnalis.

Sebagai informasi, total delapan orang yang masih dalam pencarian. Mereka adalah Warta (55, kapten kapal), Surakman (60, ABK), Heriyanto (49, pemandu), serta lima jurnalis yang terdiri dari M Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki memimpin langsung koordinasi dengan tim SAR gabungan. Koordinasi ini dilakukan untuk mencari lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Pandeglang, sejak Senin (7/9/2026). Kapolda Banten memastikan tim penyelamat mengoptimalkan seluruh proses pencarian.

Dalam arahannya, Kapolda Hengki menekankan agar tim penyelamat mengoptimalkan seluruh proses pencarian dengan mengutamakan keselamatan seluruh korban. “Seluruh tim yang dikerahkan agar memastikan kesiapan dan kerja keras secara maksimal dalam keterpaduan tim SAR ini,” katanya di Posko SAR Nasional di Pandeglang, Rabu (9/9/2026).