— JAKARTA – Tottenham Hotspur mengambil langkah drastis dengan melakukan belanja besar pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini diambil sebagai upaya klub untuk mengubah nasib dan menjauhi papan bawah klasemen Premier League setelah dua musim beruntun nyaris terdegradasi.

Dalam dua musim terakhir, Tottenham Hotspur secara konsisten finis di peringkat ke-17 Premier League. Musim lalu, klub berjuluk The Lilywhites ini bahkan baru memastikan diri aman dari ancaman degradasi pada pekan terakhir kompetisi.

Menyikapi situasi tersebut, klub yang berbasis di London utara ini bertekad untuk melakukan perbaikan signifikan menyambut musim baru. Tottenham telah mendatangkan tujuh pemain baru hingga saat ini, menunjukkan ambisi besar dari manajemen.

Untuk memperkuat lini pertahanan, Spurs telah berhasil merekrut Jan Paul van Hecke, Marcos Senesi, dan Andy Robertson untuk posisi bek, serta Martin Dubravka sebagai penjaga gawang. Sementara itu, di lini tengah, tim yang kini dilatih oleh Roberto de Zerbi ini telah menambah amunisi dengan mendatangkan Mateus Fernandes, Sandro Tonali, dan Cole Palmer.

Perekrutan besar-besaran ini disambut baik oleh para pemain lama. Keputusan klub untuk berinvestasi pada pemain baru dianggap menunjukkan adanya ambisi dan semangat baru dari manajemen.

“Rasanya benar-benar bagus ketika Anda bisa melihat klub membuat perubahan-perubahan,” ujar bek Micky van de Ven seperti dikutip dari BBC. “Anda bisa melihat klub punya ambisi baru. Ini sesuatu yang sangat penting buat para pemain yang sudah lama ada di sini.”

Van de Ven menambahkan, musim lalu merupakan pengalaman yang sangat membuat stres dan tidak dapat diterima dari sudut pandang para pemain. “Jadi, meninggalkan itu semua dan memasuki musim anyar dengan hal-hal baru berarti sangat besar,” pungkasnya.