— Jakarta – Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang meluas hingga ke Jakarta menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Akibatnya, banyak warga yang berbondong-bondong mencari masker, namun melaporkan kesulitan menemukan jenis KN95 di pasaran.

Salah satu warga, Kholid, menceritakan pengalamannya berkeliling di beberapa toko di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, dalam upaya mencari masker KN95. Ia mendapati bahwa stok masker jenis tersebut telah habis di toko-toko yang ia kunjungi.

“Sudah ke dalam lagi gitu. Tujuh, delapan, toko kosong semua, kosong semua, yang KN95 ya. Nggak ada sekarang di toko-toko lain,” ujar Kholid di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, pada Senin (7/9/2026).

Karena tidak menemukan masker KN95, Kholid akhirnya memutuskan untuk membeli masker jenis KF94. Ia menjelaskan bahwa satu boks berisi 25 masker KF94 dibanderol seharga Rp 85 ribu. “Dapatnya ini, yang kayak KF94, yang penting lima lapis aja. Sama bentuk-bentuk gini ya kan. Ini aja udah Rp 85 ribu. Cuma untung di sini (isinya) 25. Buat kantor masalahnya. Cuma lima boks dululah,” tambahnya.

Warga lainnya, Puji, juga mengalami hal serupa. Ia awalnya mencari masker KN95 di sebuah toko di Bintaro, Jakarta Selatan, namun tidak berhasil menemukannya. Selanjutnya, ia mendatangi Pasar Pramuka dengan harapan yang sama, namun tetap nihil.

Puji kemudian memilih untuk membeli masker bedah biasa. Ia mengaku sempat mengalami batuk-batuk karena sempat beraktivitas di luar ruangan tanpa menggunakan masker saat abu vulkanik Anak Krakatau mulai menyebar. “KN95 berlapis-lapis ya. Jadi biar lebih sehat aja. Ini saya beli dua aja dulu nih. Entar saya keliling lagi saya di sini,” tuturnya.

Pantauan di lokasi pada Senin (7/9) pukul 11.30 WIB, terlihat sejumlah warga hilir mudik di pasar, menanyakan ketersediaan masker kepada para penjual. Berbagai opsi masker pun ditanyakan di kios-kios yang ada.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya telah mengeluarkan sejumlah imbauan bagi warga yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Teddy mengimbau seluruh warga di wilayah terdampak untuk memprioritaskan keselamatan dan kesehatan diri.

Berikut adalah enam poin imbauan yang disampaikan oleh Seskab pada Minggu (6/9):

  • Apabila hendak ke luar rumah, gunakan masker yang tepat, seperti masker N95 atau KN95, untuk membantu menyaring partikel debu vulkanik.
  • Hendaknya gunakan kacamata pelindung dan hindari penggunaan lensa kontak atau softlens.
  • Kurangi berada di ruang terbuka terlalu lama selama kondisi udara masih dipenuhi debu vulkanik.
  • Kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan saat berkendara karena debu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang serta membuat permukaan jalan menjadi licin.
  • Cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas dari ruang terbuka.
  • Demi keselamatan, penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara hingga pukul 13.30 WIB. Update terkait perubahan tujuan atau kompensasi akan disampaikan secara berkala oleh Kementerian Perhubungan.