— Xabi Alonso telah memulai perannya sebagai manajer baru Chelsea dan berharap diberi waktu yang cukup untuk membuktikan kemampuannya dalam mengangkat prestasi klub berjuluk The Blues tersebut.

Pelatih asal Spanyol ini ditunjuk untuk menggantikan Liam Rosenior yang sebelumnya dipecat. Alonso menghadapi tugas berat mengingat penampilan buruk Chelsea musim lalu setelah ditinggal Enzo Maresca di awal 2026, yang membuat mereka terpuruk di Premier League dan finis di luar zona Eropa.

Kedatangan Alonso diharapkan membawa angin segar bagi Chelsea. Sejumlah pemain baru telah didatangkan untuk memenuhi kebutuhan tim, termasuk Morgan Rogers, Marco Palestra, Emmanuel Emegha, dan Geovany Quenda. Aktivitas transfer tim tampaknya masih akan berlanjut.

Selain pemain baru, Chelsea juga diperkuat oleh para pemain bintang yang sudah ada. Hal ini memberikan Alonso skuad yang siap dibentuk menjadi tim tangguh untuk bersaing di musim depan.

Meskipun demikian, Alonso tidak ingin terburu-buru menetapkan target tinggi. Fokus utamanya adalah membawa tim menjadi lebih baik secara bertahap sepanjang musim.

“Gagasannya adalah untuk tidak terlalu memikirkan apa yang akan terjadi di bulan Mei,” ujar Alonso di sela tur pramusim ke Australia, merujuk pada akhir musim Premier League, seperti dikutip ESPN. “Kami perlu melangkah selangkah demi selangkah. Kami ingin memulai dengan baik, tetapi untuk itu kami perlu menciptakan energi yang baik, kekompakan yang baik dalam tim, ide-ide yang jelas, dan itu pasti akan berkembang.”

“Saya yakin bahwa tim yang akan memulai di bulan Agustus tidak akan sama dengan tim yang menuntaskan musim di bulan Mei, dan saya yakin tim di bulan Mei akan lebih baik daripada di hari pertama.”

“Saya tidak ingin terlalu cepat membicarakan apa tujuan kami. Kami ingin menjalani musim yang baik. Kami ingin pantas berada di posisi setinggi mungkin, dan untuk itu kami perlu bekerja keras. Kami perlu mengembangkan tim ini dengan pemain baru, pelatih baru, ide-ide baru. Terkadang butuh waktu lebih lama, terkadang bisa lebih cepat.”

“Jadi bersiaplah untuk mencoba mengembangkan ide yang kami miliki, rencana ini. Tapi sejauh ini, perasaan yang ada sudah baik. Energi yang baik. Para pemain bekerja keras, dan itulah yang kami inginkan,” tegas Alonso.

Permintaan waktu dari Alonso cukup beralasan. Ia memiliki rekam jejak yang baik, terbukti dengan keberhasilannya membawa Bayer Leverkusen meraih treble domestik pada tahun 2024 setelah ditunjuk sebagai pelatih pada Oktober 2022. Sebelumnya, Alonso sempat melatih Real Madrid selama tujuh bulan sebelum dipecat usai kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol pada Januari lalu. Kini, ia memiliki kesempatan baru untuk menunjukkan kembali keahlian taktiknya di Chelsea.