— Xavi Hernandez mengungkapkan kekagumannya yang luar biasa terhadap Lionel Messi yang masih mampu menunjukkan performa kompetitif di usianya yang tidak muda lagi, bahkan berhasil membawa Timnas Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026.

Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan akan mempertemukan Spanyol dengan Argentina di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026. Argentina bertekad mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih empat tahun sebelumnya, yang jika berhasil akan menjadi gelar Piala Dunia keempat bagi Tim Tango.

Pada gelaran Piala Dunia empat tahun lalu, Lionel Messi menjadi figur sentral dalam keberhasilan Argentina meraih gelar juara. Ia berhasil mencetak tujuh gol dan tiga assist, yang membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2022.

Situasi serupa kembali terjadi di edisi 2026, di mana Messi kembali menjadi tulang punggung Argentina hingga mencapai partai puncak. Hingga kini, La Pulga telah mengoleksi delapan gol dan empat assist di Piala Dunia 2026, menjadikannya memimpin daftar top skor sementara.

Pencapaian ini sungguh luar biasa mengingat Messi kini telah menginjak usia 39 tahun. Di usia senja kariernya, ia tetap mampu memberikan kontribusi signifikan dan pengaruh besar di turnamen akbar sepak bola dunia.

Performa konsisten Messi di usia matang ini membuat mantan rekan setimnya di Barcelona, Xavi Hernandez, takjub. Xavi mengaku sampai kehabisan kata-kata melihat Messi masih bisa terus bersaing di level tertinggi.

Padahal, Messi telah meraih hampir semua gelar bergengsi yang pernah diikuti dalam kariernya. Bersama Argentina, ia telah mengangkat trofi Piala Dunia, Finalissima, dan dua gelar Copa America. Pengakuan atas kualitasnya sebagai pemain terbaik dunia juga tak terbantahkan dengan rekor delapan gelar Ballon d’Or.

“Saya mengatakan kepadanya: ‘Saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa lagi kepadamu’. Kami terdiam oleh seseorang yang memiliki kerendahan hati untuk terus kompetitif,” ujar Xavi dikutip dari Mundo Deportivo.

“Dia adalah sosok yang sangat kompetitif. Dia telah memainkan peran sebagai pemimpin secara spiritul dalam timnya dengan sangat baik,” jelasnya lebih lanjut.