Jurnal Indonesia — JAKARTA – AC Milan menelan kekalahan pertamanya di musim ini di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim setelah dibungkam oleh Benfica. Kekalahan ini menyoroti satu pola yang mengkhawatirkan dan berulang dalam performa tim.
Rossoneri harus mengakui keunggulan Benfica dengan skor 0-2 dalam laga matchday pertama Liga Europa di San Siro, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Milan bersama Amorim, setelah sebelumnya meraih dua hasil imbang beruntun melawan Juventus dan Lazio, meskipun sempat meraih kemenangan di dua pertandingan awal Serie A.
Satu kesamaan yang mencolok dalam lima pertandingan yang telah dijalani Milan di bawah arahan Amorim adalah ketidakmampuan tim untuk mencetak gol di babak pertama. Lebih lanjut, dari total tujuh gol yang berhasil diciptakan Milan sejauh ini, enam di antaranya tercipta dalam rentang menit ke-64 hingga 69. Hanya satu gol lain yang dicetak di luar periode tersebut, yaitu pada menit ke-89, yang ironisnya merupakan gol bunuh diri dari pemain Venezia.
“Saya tidak tahu apakah ini soal mental, tapi ini pertandingan kedua secara beruntun di mana babak pertama kami kurang nyetel,” aku Amorim seperti dikutip dari Football Italia. Ia menambahkan, “Kami tidak boleh kebobolan gol ini, karena kami masih kesulitan menciptakan peluang, kami gugup, kami gelisah, itu semua jadi lebih sulit.”
Persoalan ini juga diakui oleh winger Milan, Alexis Saelemaekers. Ia menyatakan bahwa timnya kerap kali baru menemukan ritme permainan di babak kedua atau terpaksa mengejar ketertinggalan dengan mengandalkan pemain pengganti. “Banyak tim sekarang yang saling mempelajari satu sama lain di babak pertama untuk melihat bagaimana setelan mereka, tapi itu tidak terlalu berhasil buat kami dalam beberapa pertandingan terakhir,” ujar Saelemaekers.
Saelemaekers menekankan perlunya perbaikan segera. “Kami tidak punya alasan, kami Milan dan kami harus mencetak gol. Kami harus bekerja lebih keras dan memastikan kami tidak mengulang kesalahan-kesalahan ini,” tegasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.