Jurnal Indonesia — Jakarta – Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, mengungkapkan bahwa timnya menyulitkan diri sendiri saat menghadapi Atletico Madrid di Anfield, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Meskipun Liverpool akhirnya membalikkan keadaan dan menang 2-1, Mac Allister merasa timnya lengah sehingga membiarkan lawan mencetak gol lebih dulu.
Atletico Madrid sempat unggul pada menit ke-17 melalui gol Marcos Llorente. Namun, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan lewat Dominik Szoboszlai pada menit ke-40 sebelum akhirnya membalikkan keadaan di menit ke-50.
Secara statistik, Liverpool memang tampil lebih dominan. Tim tuan rumah mencatatkan angka perkiraan gol (xG) sebesar 1,69, jauh di atas Atletico Madrid yang hanya 0,80. Sejumlah peluang bagus lainnya juga sempat diciptakan oleh anak asuh Andoni Iraola, namun gagal dikonversi menjadi gol.
Mac Allister menilai bahwa timnya seharusnya bisa meraih hasil yang lebih baik jika mampu menjaga fokus dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Ia menyoroti momen gol Atletico yang berawal dari pergerakan Julian Alvarez di tengah lapangan, yang kemudian terlambat diantisipasi oleh lini pertahanan Liverpool, membuat Llorente berada dalam posisi offside.
“Itu comeback yang bagus. Saya rasa babak pertama berjalan sangat baik ya. Kami kebobolan gol cuma karena kami tak siap dan kami tak bertahan dengan baik, selain itu sih bagus,” ujar Mac Allister kepada TNT Sports, dikutip BBC.
Ia menambahkan, “Secara keseluruhan, performanya bagus. Sekarang kami perlu memikirkan laga berikutnya. Sebelum pertandingan kami sebenarnya sudah membahas awal babak pertama dan kedua. Saya suka mentalitasnya. Saya rasa kami menunjukkan hasrat besar hari ini.”
Mac Allister juga mengapresiasi dukungan penuh dari para penggemar di Anfield. “Kami didukung penuh para penggemar dan itu sangat penting ketika bermain di Anfield. Sebuah langkah positif buat kami,” tutupnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.