— JAKARTA – Investor asing melakukan manuver jual bersih (net sell) saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp 103,4 miliar pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 8 September 2026. Aksi jual ini tercatat berdasarkan harga rata-rata saham BUMI di pasar reguler, dengan volume transaksi mencapai 453,7 juta saham.

Transaksi jual oleh investor asing ini terjadi bersamaan dengan penguatan harga saham BUMI. Hingga berita ini ditayangkan, saham BUMI tercatat menguat 2,7% ke level Rp 226 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham BUMI telah melonjak 20,8%, namun secara year to date (ytd), saham ini masih terkoreksi 38,2%.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (IDX), total volume saham BUMI yang telah ditransaksikan pada hari itu mencapai 3.467 miliar saham, dengan frekuensi sebanyak 54.280 kali transaksi, dan total nilai transaksi Rp 790,4 miliar.

Aksi jual asing pada Selasa ini berbanding terbalik dengan perdagangan sehari sebelumnya, Senin, 7 September 2026. Pada hari itu, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) saham BUMI senilai Rp 180,5 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatan analisnya untuk perdagangan Selasa (8/9/2026) memproyeksikan target terdekat saham BUMI berada pada kisaran harga Rp 226 hingga Rp 232. Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia juga mengidentifikasi area support saham BUMI berada di level Rp 214.