— JAKARTA – Investor asing melakukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 419 miliar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) selama perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 9 September 2026. Transaksi jual bersih secara keseluruhan di BEI pada sesi yang sama tercatat mencapai Rp 577,2 miliar.

Aksi jual oleh investor asing ini terjadi saat harga saham BBCA mengalami pelemahan. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBCA tercatat melemah 2,25% ke level Rp 6.525. Dalam sebulan terakhir, saham BBCA telah menguat 2,35%, namun secara year to date (ytd), saham bank berkode emiten BBCA ini masih terkoreksi 19,2%.

Berdasarkan data yang dirilis IDX, total saham BBCA yang ditransaksikan mencapai 111,7 juta saham dengan frekuensi sebanyak 21,5 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan pada saham BBCA mencapai Rp 733,9 miliar.

Perdagangan hari ini berbanding terbalik dengan aktivitas kemarin, Selasa, 8 September 2026, di mana investor asing justru melakukan aksi beli bersih atau net buy pada saham BBCA senilai Rp 269,6 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya untuk perdagangan Rabu (9/9/2026) memproyeksikan target terdekat saham BBCA berada di rentang Rp 6.775 hingga Rp 6.875. Secara teknikal, area support saham BBCA teridentifikasi berada di level Rp 6.475-Rp 6.575.