Jurnal Indonesia — JAKARTA – Pemilik merek Azko, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), menyatakan fokus pada peningkatan daya saing menyusul kembalinya Ace Hardware beroperasi di Indonesia. Perusahaan yang telah berdiri selama 31 tahun ini mengaku terbiasa menghadapi persaingan usaha.
Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja, dalam paparan publik menjelaskan bahwa kembalinya merek yang sebelumnya merupakan bagian dari mereka akan menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat. “Kami fokus sebagai perseroan untuk tetap menghadirkan barang-barang kebutuhan, rumah dan gaya hidup yang diperlukan dan dicintai oleh masyarakat Indonesia,” katanya.
Gregory menambahkan bahwa perusahaan juga memprioritaskan aspek kualitas produk, harga, kompetensi sumber daya manusia (SDM), hingga layanan purnajual. “Kami juga didukung oleh karyawan yang sangat berpengalaman, karyawan yang andal, itu juga merupakan salah satu hal yang merupakan daya saing kami,” ujarnya.
Perusahaan juga menekankan keunggulan dalam layanan purnajual yang dinilai sangat baik dan telah menjadi daya saing sejak lama. Selain itu, sebaran toko yang luas dan terus bertambah menjadi faktor pendukung lainnya. Dengan berbagai faktor tersebut, Gregory meyakini Azko memiliki daya saing yang kuat.
“Tentunya dengan strategi yang sudah disusun dan dijalankan oleh manajemen dan seluruh tim yang ada di PT AHI, kami sangat berkeyakinan bahwa perusahaan akan terus bertumbuh dan memberikan hasil yang baik kepada seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Gregory.
Sebelumnya, merek ACE Hardware resmi kembali beroperasi di Indonesia di bawah naungan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) atau MAP Group, dengan pembukaan gerai perdana di Jakarta pada akhir Juli 2026. AZKO sendiri merupakan merek baru yang diluncurkan Kawan Lama Group setelah kerja sama lisensi merek ACE Hardware selama 29 tahun berakhir pada penghujung tahun 2024.
Aspirasi Hidup Indonesia (AHI) atau ACES menargetkan pembukaan 25 hingga 30 toko AZKO baru sepanjang 2026. Head of Investor Relations AHI, Billy Utama, menyampaikan bahwa target ini sejalan dengan peluang pertumbuhan pasar. Hingga Agustus 2026, perseroan telah berhasil membuka sebanyak 15 toko AZKO baru.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.