— JAKARTA – Barcelona menunjukkan performa menyerang yang impresif di awal musim ini, dengan terus meneror gawang lawan melalui gelontoran gol demi gol. Gelandang timnas Spanyol, Dani Olmo, menilai hal ini sebagai sesuatu yang lumrah menimbang kualitas yang dimiliki timnya.

Dalam pertandingan kandang melawan Feyenoord pada Matchday 1 Liga Champions, Rabu (9/9/2026) malam WIB, Barcelona berhasil mencetak lima gol. Masing-masing gol dicetak oleh Raphinha yang memborong dua gol, serta Karim Adeyemi, Lamine Yamal, dan Gabriel Jesus yang masing-masing menyumbang satu gol.

Pencapaian ini merupakan yang keempat kalinya dalam lima laga terakhir Barcelona mampu mencetak lima gol atau lebih. Sebelumnya, tim asuhan Hansi Flick ini juga membobol gawang Elche, Rayo Vallecano, dan Valencia dengan jumlah gol yang sama. Hanya Athletic Bilbao yang berhasil ‘menahan’ Barcelona untuk hanya menang 2-0.

Secara keseluruhan, dalam lima pertandingan yang telah dilakoni, Barcelona telah mengoleksi 22 gol dan baru kemasukan tiga gol. Meskipun ketajaman lini depan ini terlihat sebagai pertunjukan yang mengesankan, Dani Olmo merasa bahwa ini bukanlah hal yang luar biasa.

“Bagi kami ini normal kok. Kerja keras adalah kuncinya. Kami adalah tim yang sangat menyerang, banyak mengambil inisiatif, dan menciptakan banyak peluang,” ungkap Olmo.

Ia menambahkan, “Pada akhirnya, kami punya kualitas di lini depan untuk mencetak gol-gol itu, yang mungkin terlihat banyak ya, tapi kami memang menciptakan peluang-peluang untuk mencatatkan diri di papan skor, dan kami bahkan menyelesaikan peluang-peluang yang sulit karena kualitas kami besar.”