— Besiktas mengungkapkan bahwa negosiasi untuk merekrut Mohamed Salah terhenti karena kendala finansial. Klub raksasa Turki itu kini mengalihkan perhatiannya kepada pemain AC Milan, Rafael Leao.

Rumor kepindahan pesepakbola asal Mesir itu ke Besiktas sempat santer terdengar setelah kontraknya dengan Liverpool berakhir musim panas ini. Besiktas bahkan dikabarkan telah menyetujui permintaan gaji Mo Salah sebesar 12 juta euro (sekitar Rp 255,8 miliar) per tahun.

Namun, kepindahan Mo Salah ke Istanbul menghadapi hambatan terkait hak-hak komersial dan komisi agen yang tidak dapat dipenuhi oleh Besiktas. Secara spesifik, masalah tersebut menyangkut pembagian pendapatan dari penjualan kaus dan permintaan bayaran dari agen Mohamed Salah yang dinilai terlalu besar.

“Kami sudah bertemu dengan Salah tiga kali, menjelaskan rencana-rencana kami, dia sudah bertemu dengan pelatih kami,” ujar Direktur Besiktas, Onder Ozen, seperti dikutip Football-Italia. “Kami mundur dari meja perundingan, klub ini memiliki prinsip dan kami tidak dapat menyimpang dari prinsip-prinsip tersebut. Kami tidak akan menaikkan tawaran yang sudah ada, jadi jika mereka ingin menerima syarat-syaratnya, maka tidak masalah. Ada tuntutan yang terlalu berlebihan, terutama komisinya.”

Besiktas kini masih menunggu respons Mohamed Salah terkait penawaran yang diajukan. Sembari menunggu, klub tersebut mulai mencari alternatif lain, yaitu Rafael Leao. Pemain internasional Portugal ini bermain di posisi yang sama dengan Mo Salah, meskipun banderolnya diperkirakan berada di kisaran 50 hingga 60 juta euro.

Dalam perburuan Leao, Besiktas menghadapi persaingan dari rivalnya, Fenerbahce. Fenerbahce dilaporkan telah mengirimkan perwakilannya ke Milan untuk membahas biaya transfer dan kesepakatan pribadi dengan pihak klub serta agen-agen Leao.