Jurnal Indonesia — Unit Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Minggu, 5 Juli 2026. Langkah ini dilakukan menjelang kunjungan Perdana Menteri Singapura, YM Lawrence Wong, ke Jakarta hari ini dan besok.
Sterilisasi menyasar seluruh area yang akan digunakan untuk memastikan kondisi aman dan bebas dari benda berbahaya sebelum rangkaian kegiatan dimulai.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, mengatakan pengamanan VVIP harus dilaksanakan secara maksimal melalui pemeriksaan yang teliti, terukur, dan sesuai standar operasional guna mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
“Pengamanan VVIP harus dilaksanakan secara maksimal melalui pemeriksaan yang teliti, terukur, dan sesuai standar operasional agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” kata Kombes Henik dalam keterangannya, Minggu (5/7).
Dari hasil penyisiran, menurut Henik, tidak ditemukan benda yang dicurigai sebagai bom maupun bahan peledak lainnya. Setelah seluruh tahapan sterilisasi selesai, hasil pemeriksaan diserahkan kepada pihak Paspampres sebagai bagian dari prosedur pengamanan.
Henik menegaskan kesiapsiagaan personel Brimob merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung agenda nasional maupun internasional yang digelar di Indonesia. Ia juga meminta masyarakat tetap tenang meski aktivitas pengamanan meningkat di sekitar lokasi.
“Brimob akan selalu hadir memberikan jaminan keamanan melalui langkah-langkah preventif. Sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Henik.
Ia mengimbau warga yang menemukan barang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan segera melapor ke layanan darurat Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat agar petugas dapat menindaklanjuti.
Dengan pengamanan berlapis, kata Henik, kunjungan Perdana Menteri Singapura diharapkan berjalan aman dan lancar, serta sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci menjaga kondisi tetap kondusif selama agenda kenegaraan berlangsung.
Ikuti Jurnal Indonesia
