Jurnal Indonesia — Jakarta – Juru bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di rusun ASN Nusantara. Sang putra, Romeo Matthew Pantouw, mengenang ayahnya sebagai sosok yang luar biasa dan sangat inspiratif.
Romeo mengungkapkan bahwa ayahnya adalah seorang praktisi komunikasi yang andal, tidak hanya menguasai teori tetapi juga mampu menerapkannya dalam pekerjaan maupun kehidupan keluarga. “Beberapa kali saya pribadi berkolaborasi dengan beliau untuk beberapa proyek, terutama dalam hal komunikasi. Beliau tidak hanya mengerti teori, tapi juga praktisi komunikasi yang sangat luar biasa,” ujar Romeo saat ditemui di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).
Sebagai mahasiswa pascasarjana ilmu komunikasi Universitas Indonesia, Romeo mengaku sangat mengagumi dan terinspirasi oleh ayahnya. Ia melihat Troy menerapkan ilmu komunikasi dengan baik, baik dalam perannya sebagai jubir OIKN maupun dalam interaksi dengan keluarga. “Jadi ke luar maupun ke dalam memang beliau sangat kami banggakan,” kenang Romeo.
Romeo juga menambahkan bahwa ayahnya adalah pribadi yang tidak pernah berhenti belajar, selalu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, aktif mengembangkan jaringan, serta tetap rendah hati. Nilai-nilai tersebut ia pelajari bukan dari perkataan, melainkan dari tindakan Troy semasa hidupnya.
Sebelumnya diberitakan, Troy ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (25/7) di kamar huniannya di rusun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara. Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menyatakan bahwa Troy meninggal karena penyebab alami.
Pemeriksaan dari rumah sakit setempat mengonfirmasi bahwa Troy meninggal dunia pada Sabtu (25/7) pukul 14.25 Wita. “Beliau dibawa ke RS sekitar pukul 12.45 Wita dan segera diperiksa oleh tim dokter. Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami,” kata Thomas.
Ikuti Jurnal Indonesia
