— Perum BULOG terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional, khususnya bagi petani tebu di Kabupaten Blora. Melalui PT Gendhis Multi Manis (PT GMM), BULOG mengambil berbagai langkah konkret untuk memastikan hasil panen petani tetap memiliki kepastian penyerapan selama proses pemulihan operasional pabrik berlangsung.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT GMM bersama Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) Kabupaten Blora melakukan benchmarking dan penjajakan kerja sama dengan PT Wahana Gula Investama (WGI) Tegal pada 27 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen PT GMM dan pengurus APTRI Blora guna membahas peluang kemitraan dalam penyerapan tebu petani.

Penjajakan kerja sama tersebut bertujuan untuk menghadirkan alternatif penyerapan tebu sehingga hasil panen petani tetap tersalurkan, produktivitas usaha tani tetap terjaga, serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar tetap berjalan.

Di sisi lain, PT GMM saat ini tengah memfinalisasi kajian teknis sebagai dasar pelaksanaan pemulihan operasional pabrik. Perum BULOG selaku pemegang saham memastikan seluruh proses dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), sehingga operasional PT GMM dapat kembali berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Pemasaran Perum BULOG, Rahmanto Amin Jatmiko, menegaskan bahwa kepentingan petani menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang ditempuh BULOG. “Bagi BULOG, tebu bukan sekadar komoditas, melainkan sumber penghidupan bagi petani, pekerja, pelaku usaha, serta masyarakat sekitar. Karena itu, fokus kami adalah memastikan hasil panen petani tetap memiliki kepastian penyaluran melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri, sembari mengawal percepatan pemulihan operasional PT GMM sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Rahmanto dalam siaran pers, Rabu (29/7/2026).

Rahmanto menambahkan bahwa sinergi antara BULOG, PT GMM, APTRI, dan mitra industri merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional serta memperkuat kepercayaan petani terhadap proses pemulihan yang sedang berlangsung. “Tidak ada pembiaran terhadap petani tebu. Selama proses pemulihan PT GMM, BULOG memastikan hasil panen petani tetap diupayakan terserap melalui kolaborasi dengan mitra industri. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab BULOG dalam menjaga keberlanjutan usaha petani sekaligus mendukung ketahanan industri gula nasional,” tambah Rahmanto.

Perum BULOG akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, asosiasi petani, mitra industri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan penyerapan tebu tetap berjalan, proses pemulihan operasional PT GMM dapat segera terealisasi, serta industri gula nasional semakin sehat, produktif, dan berkelanjutan.