Jurnal Indonesia — London – Arsenal mengumumkan perkembangan terbaru mengenai cedera yang dialami bek andalannya, William Saliba. Pemain berusia 25 tahun tersebut dipastikan akan absen dalam jangka waktu yang lama akibat cedera punggung.
Cedera tersebut didapat Saliba saat membela Tim Nasional Prancis dalam pertandingan melawan Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026, yang berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Prancis. Arsenal telah melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi cedera punggung yang dialami Saliba.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa cedera yang dialami Saliba tergolong serius, namun untungnya tidak memerlukan tindakan operasi. Pemain ini akan menjalani program rehabilitasi yang terkelola untuk memulihkan kondisinya. Pihak klub menyatakan bahwa proses pemulihan ini diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama.
“Penilaian menyeluruh menyimpulkan bahwa operasi tidak disarankan, tetapi William sekarang harus memulai program pemulihan yang terkelola,” demikian pernyataan resmi Arsenal.
“Rehabilitasi William akan segera dimulai, dengan penanganan cedera yang berkelanjutan, dan ia diperkirakan akan absen dalam jangka waktu yang lama.”
Absennya Saliba diprediksi akan menjadi pukulan telak bagi Arsenal, mengingat perannya yang krusial di lini pertahanan tim. Musim lalu, Saliba menjadi salah satu pilar penting yang membantu Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris. Ia tampil dalam total 50 pertandingan di berbagai ajang, mencetak satu gol dan memberikan satu assist.
Duet kokoh yang dibentuknya bersama Gabriel Magalhaes di jantung pertahanan Arsenal menjadi salah satu kunci pertahanan mereka yang sulit ditembus musim lalu. Kehilangan Saliba dalam waktu lama memaksa Arsenal untuk mencari solusi dan pengganti yang setara di lini belakang.
Ikuti Jurnal Indonesia
