— Brentford berhasil mempermalukan Chelsea dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan yang digelar di GTech Community Stadium, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB. Tiga gol kemenangan tim tuan rumah dicetak oleh Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho.

Yang menjadi sorotan dalam pertandingan ini adalah kembali rapuhnya pertahanan Chelsea dalam mengantisipasi bola mati. Gol pembuka Brentford tercipta melalui skema tendangan sudut, di mana Anthony berhasil memanfaatkan umpan sundulan dari Jannick Schuster.

Ini merupakan gol kelima yang bersarang di gawang Chelsea yang berawal dari situasi bola mati. Sebelumnya, gawang tim berjuluk The Blues ini juga pernah dibobol dengan cara serupa saat menghadapi Brighton, Hull City, dan Leeds United. Padahal, Chelsea telah merekrut spesialis bola mati, Austin MacPhee, dari Aston Villa pada musim ini, namun dampaknya belum terasa signifikan.

Menanggapi performa tim yang dinilai belum maksimal, bek Chelsea, Levi Colwill, mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. “Kinerja kami belum cukup baik. Kadang-kadang kami tertekan di kotak penalti, dan kami pasti harus memperbaiki hal itu,” ujar Colwill, mengutip BBC.

Colwill menambahkan bahwa timnya masih sepenuhnya percaya pada pelatih situasi bola mati mereka dan sedang dalam proses adaptasi terhadap hal-hal baru. “Kami memang perlu meningkatkan performa sebagai tim,” katanya.

Meskipun demikian, Colwill membantah jika semangat tim menurun akibat kekalahan tersebut. “Saya tidak berpikir semangat tim menurun. Itu menyakitkan, dan kami berusaha keras untuk mencetak gol penyeimbang, tapi justru kebobolan lewat serangan balik. Saya tidak berpikir semangat kami menurun,” tuturnya.

Lebih lanjut, bek asal Inggris itu menekankan perlunya peningkatan performa dari seluruh lini. “Kami masih perlu banyak meningkatkan performa. Kami tidak bisa hanya mengandalkan trio penyerang kami untuk menyelamatkan kami dari bahaya. Seluruh pemain lainnya harus membantu sebisa mungkin. Kami jelas masih memiliki banyak ruang untuk berkembang,” pungkas Colwill.