Jurnal Indonesia — Kekalahan telak 0-7 dari Bayern Munich di Allianz Arena pada Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB tampaknya meninggalkan luka mendalam bagi Union Berlin. Alih-alih larut dalam kekecewaan, akun media sosial resmi klub, Die Eisernen, memilih melontarkan sindiran bernada sarkasme terhadap bintang muda Barcelona, Lamine Yamal.
Sindiran tersebut dilontarkan sebagai balasan atas komentar Yamal sebelumnya mengenai kriteria peraih Ballon d’Or. Pemain berusia 19 tahun itu menyatakan bahwa pencetak gol terbanyak belum tentu layak memenangkan penghargaan bergengsi tersebut, sebuah pernyataan yang diduga ditujukan kepada Harry Kane. Kane sendiri tampil gemilang dalam laga melawan Union Berlin dengan mencetak dua gol, menambah catatan golnya menjadi 100 gol dalam 98 pertandingan Bundesliga, menjadikannya pemain tercepat yang mencapai rekor tersebut.
Dalam unggahan di akun X-nya, Union Berlin menulis, “Bisa enggak sih bocah nakal berusia 19 tahun dari Barcelona ini diam saja? Kane dan Olise benar-benar tampil gemilang hari ini dan membuktikan mereka layak mendapatkan Ballon d’Or.” Michael Olise menjadi bintang dalam pertandingan tersebut dengan mencetak hat-trick.
Komentar tersebut sontak memicu reaksi dari penggemar Barcelona yang membalas unggahan Union Berlin. Menanggapi balasan tersebut, Union Berlin kembali merespons dengan nada satir, “Tolong jangan sebarkan tweet ini di sekitar Barcelona. Kami sekarang belum siap menghadapi kemarahan warga Catalan setelah pertandingan tandang ini.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.